{"id":252,"date":"2021-10-06T15:02:26","date_gmt":"2021-10-06T08:02:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/?p=252"},"modified":"2021-10-06T15:02:26","modified_gmt":"2021-10-06T08:02:26","slug":"mitos-perkuliahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/mitos-perkuliahan\/","title":{"rendered":"Mitos Perkuliahan"},"content":{"rendered":"<p><b><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-261\" src=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/MITOS-PERKULIAHAN-1.png\" alt=\"\" width=\"615\" height=\"346\" srcset=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/MITOS-PERKULIAHAN-1.png 1920w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/MITOS-PERKULIAHAN-1-300x169.png 300w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/MITOS-PERKULIAHAN-1-1024x576.png 1024w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/MITOS-PERKULIAHAN-1-600x338.png 600w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/MITOS-PERKULIAHAN-1-200x113.png 200w\" sizes=\"auto, (max-width: 615px) 100vw, 615px\" \/><\/b><\/p>\n<p><b>Mitos Perkuliahan<\/b><\/p>\n<ul>\n<li><strong>Mahasiswa yang berbasis jurusan sosial akan bebas dari soal perhitungan\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kenyataannya, hampir semua jurusan kuliah pasti menemui mata kuliah yang ada hitungannya. Bahkan salah satu contohnya yaitu jurusan ilmu komunikasi, tetap menggunakan perhitungan dalam perkuliahan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kehidupan mahasiswa sangat bebas<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak calon mahasiswa yang beranggapan bahwa ketika sudah berstatus sebagai mahasiswa, maka mereka akan menjalani kehidupan yang bebas dan tidak terlalu terpaku pada aturan. Anggapan tersebut tidak benar. Contohnya meskipun sudah tidak mengenakan seragam, kita harus tetap menggunakan pakaian yang sopan dan rapi. Faktanya, dalam perkuliahan tentu akan banyak aturan yang harus dipatuhi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Jurusan kuliah yang dipilih menentukan karir atau masa depan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan ini sering membuat calon mahasiswa khawatir akan masa depan, dan tentunya bagaimana cara menentukan jurusan kuliah yang tepat. Mahasiswa terkadang ingin memilih jurusan yang sesuai minat, tapi peluang kerjanya kurang menjanjikan. Kenyataannya, pernyataan ini tidak selalu benar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Skripsi adalah hal yang paling menyeramkan pada saat perkuliahan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Skripsi seringkali dianggap sebagai sesuatu hal yang sangat menyeramkan, karena cukup banyak kasus yang terjadi disebabkan oleh skripsi. Tetapi kenyataannya, mahasiswa dapat melakukan manajemen waktu yang baik sehingga skripsi dapat terselesaikan dengan lancar. Skripsi yang direncanakan dengan baik akan selesai tepat waktu dengan hasil yang memuaskan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mitos Perkuliahan Mahasiswa yang berbasis jurusan sosial akan bebas dari soal perhitungan\u00a0 Kenyataannya, hampir semua jurusan kuliah pasti menemui mata kuliah yang ada hitungannya. Bahkan salah satu contohnya yaitu jurusan ilmu komunikasi, tetap menggunakan perhitungan dalam perkuliahan. &nbsp; Kehidupan mahasiswa sangat bebas Banyak calon mahasiswa yang beranggapan bahwa ketika sudah berstatus sebagai mahasiswa, maka mereka&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":260,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-252","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/252","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=252"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/252\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":262,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/252\/revisions\/262"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-json\/wp\/v2\/media\/260"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=252"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=252"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/baa\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=252"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}