Cyber Security adalah Tantangan Sekaligus Peluang Karir Masa Depan

Beberapa waktu yang lalu masyarakat Indonesia dihebohkan oleh aksi hacker bernama Bjorka yang mengaku telah mencuri dan menjual 105 juta data pribadi masyarakat Indonesia. Tak berheni disitu, Bjorka juga membocorkan data pribadi para pejabat dan politisi ring satu Istana. Kalau pejabat penting saja bisa dengan mudah datanya dicuri, lalu bagaimana sebenarnya cyber security system di Indonesia?

Cyber security adalah suatu akivitas yang dilakukan agar dapat melindungi sistem komputer terhadap berbagai serangan siber. Cyber security akan membantu perusahaan melindungi aset penting seperti aplikasi, komputasi, layanan serta data dan informasi yang dikirim atau disimpan dalam lingkungan siber.

Seiring penetrasi internet yang begitu cepat di Indonesia, ancaman cyber crime juga semakin masif. Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) setahun terakhir telah terjadi setidaknya 1,6 miliar cyber attack di Indonesia. Bentuknya juga beragam mulai dari malware, trojan activity dan information gathering.

Ada tiga jenis keamanan siber yang harus dipahami jika ingin meniti karir sebagai seorang talent dibidang cyber security. Pertama adalah cloud security, aktivitas ini meliputi keamanan teknologi, layanan hingga kebijakan yang berhubungan dengan cloud computing. Kedua network security, ketika lalu lintas data semakin tinggi maka perusahaan harus meningkatkan keamanan jaringannya agar terhindar dari pencurian data. Ketiga application security, bukan hanya di jaringan, data di aplikasi juga harus diamankan agar tidak dicuri.

Semakin masifnya cyber attack, kebutuhan akan talenta digial yang menguasai skill di bidang cyber security menjadi semakin mendesak bagi sektor publik maupun bisnis. Saat ini banyak perusahaan yang membuka lowongan kerja di bidang ini dan kedepan akan semakin banyak lagi. Apabila Anda tidak ingin bekerja secara full time bisa juga sebagai freelance, ada dua jalur yang bisa dipilih yaitu bug hunter atau system security. Dibawah ini adalah 7 contoh posisi pekerjaan dibidang cyber security.

  1. Security Engineer

Bertugas membangun dan memelihara sistem keamanan siber perusahaan. Rincian tugasnya antara lain memasang firewall, security testing, mengembangkan skrip automasi untuk melacak insiden serta menguji keamanan dari jaringan perusahaan.

  1. Security Architect

Bertanggung jawab mengimplementasikan dan mengawasi keamanan jaringan komputer perusahaan. Rincian tugasnya adalah mendesain, meriset hingga mengembangkan arsitektur keamanan perusahaan.

  1. Incident Responder

Apabila ada insiden serangan siber, seorang Incident Responder adalah pihak yang paling bertanggung jawab untuk mengambil tindakan awal. Selain itu, juga bertanggung jawab pada upaya pencegahan serta melakukan edukasi pada anggota organisasi lain agar tidak terjadi lagi.

  1. Computer Forensic Specialist

Berperan layaknya detekif, seorang Computer Forensic Specialist dituntut untuk dapat mengakses dan menganalisis bukti dari insiden mulai dari komputer, jaringan serta perangkat penyimpanan data.

  1. Penetration Tester

Biasanya juga disebut black hat hacker tugasnya mencari celah keamanan dalam sistem jaringan perusahaan serta melakukan analisis secara mendalam tentang keberadaan bug. Biasanya penetration tester juga dilakukan freelancer untuk dijual jasanya pada perusahaan yang membutuhkan pengujian keamanan eksernal.

  1. Security Analyst

Seorang security analyst bertugas mendeteksi serta mencegah terjadinya ancaman siber pada sistem keamanan cyber perusahaan. Rincian tanggung jawabnya adalah perencanaan, implementasi, analisis resiko, audit inernal dan eksternal serta melakukan koordinasi rencana keamanan dengan pihak ketiga.

  1. Developer Software Security

Pekerjaan ini bertanggung jawab dalam pengembangan software keamanan dan mengintegrasikannya ke dalam sistem keamanan jaringan perusahaan. Mereka juga berkewajiban memberikan dukungan serta pengujian software yang telah dirancang.

Artikel lain
×