{"id":5877,"date":"2022-09-28T15:01:58","date_gmt":"2022-09-28T07:01:58","guid":{"rendered":"http:\/\/ucmlama.local\/?p=5877"},"modified":"2022-10-25T22:43:51","modified_gmt":"2022-10-25T14:43:51","slug":"belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/","title":{"rendered":"Belajar Sesuai Passion Plus Bonus Skill Entrepreneur, Memang Bisa?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Hidup di era masifnya teknologi dengan berbagai kecanggihan <em>artificial intelligence<\/em> atau kecerdasan buatan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari manusia, menjadi suatu tantangan baru bagi Gen Z, selaku sosok yang paling mendominasi saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia tahun 2020, disebutkan bahwa Gen Z mendominasi pada angka terbesar yaitu 27,94% dibandingkan generasi lainnya. Yang mana artinya generasi yang sedang di bangku sekolah dan perkuliahan ini memerlukan persiapan yang lebih matang dibandingkan beberapa tahun silam. Mengapa? Hal ini tidak lain dan tidak bukan merupakan efek dari adanya perencanaan digitalisasi <em>Society 5.0<\/em> yang nantinya akan lebih banyak menggunakan teknologi dibandingkan dengan sumber daya manusia. Lalu apa artinya dan apakah hal yang harus dipersiapkan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bekal terpenting yang tentunya tidak akan lepas dalam kehidupan manusia modern adalah penjaminan pendidikan yang bermutu. Pergeseran profesi manusia oleh teknologi tentunya akan menjadi tekanan serius bagi bangsa ketika tidak memiliki sistem manajemen yang terorganisir. Sementara itu, dibalik perguncangan era dan virus Covid-19 yang tak kunjung usai, terdapat ekspektasi yang begitu besar untuk keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka dari itu, dibutuhkan adanya sumber daya manusia yang mumpuni untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Atas hal tersebut, UC Makassar sebagai <em>smart campus<\/em> berbasiskan <em>entrepreneurship<\/em> hadir untuk menjawab kecemasan para generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakatnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tenaga pendidik yang profesional serta berpengalaman akan membantu mahasiswa untuk menjadi jebolan penerus bangsa yang ahli di bidang <em>hardskill<\/em> dan <em>softskill<\/em>nya. UC Makassar memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk menjadi <em>intrapreneur<\/em> sekaligus <em>entrepreneur<\/em> muda dengan seluruh fasilitas yang diberikan. Melalui kurikulum yang telah disesuaikan dengan jenjang karier di masa mendatang tidak lagi menjadi hal yang perlu dicemaskan oleh mahasiswa lulusan UC Makassar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kesuksesan yang telah didulang oleh Universitas Ciputra Surabaya dengan menghasilkan ribuan <em>entrepreneur<\/em> sukses baik dengan <em>start-up business, professional career,\u00a0<\/em> maupun <em>family business<\/em> menjadikan UC Makassar tidak perlu dihiraukan lagi. Pendidikan berbasis <em>real project<\/em> menjadikan kemampuan komunikasi dan <em>networking<\/em> mahasiswa UC Makassar selangkah lebih cepat dibandingkan dengan mahasiswa lainnya. Hal ini ditunjukkan dengan puluhan mitra universitas dari luar negeri yang telah bekerjasama untuk membantu mahasiswa memperoleh pengalaman dan <em>international exposure<\/em> mengenai bidang yang diambilnya atau bahkan di luar studinya. Sungguh sangat menarik bukan? Namun, apa sih poin utama yang harus dipersiapkan generasi muda untuk menjadi tongkat penerus bangsa ini?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Poin pertama yaitu berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman, dengan aktif mempelajari dan terlibat dalam penciptaan ide baru dalam sebuah penyelesaian kasus, nantinya mahasiswa akan meningkatkan <em>skill problem solving<\/em>nya. Kedua yaitu meningkatkan rasa solidaritas dan empati pada sesama, rasa solidaritas akan memperkuat rasa saling memiliki dan mempengaruhi kinerja tim. Dan yang terakhir adalah giat belajar, optimis, tidak putus asa, dan mau bekerja keras. Keempat poin tersebut merupakan kekuatan utama dalam setiap kehidupan bermasyarakat yang wajib dilatih sejak di bangku pendidikan. Mental positif akan membantu seseorang untuk menyelesaikan suatu masalah dengan efisien, yang mana pastinya harus mempertimbangkan risiko dan strategi yang bertanggungjawab agar cita-cita dapat tercapai. Lantas sudah siapkah kalian menjadi <em>pioneer <\/em>negeri? Kami tunggu kedatangan kalian para <em>entrepreneur<\/em> masa depan negeri di UC Makassar!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hidup di era masifnya teknologi dengan berbagai kecanggihan artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari manusia, menjadi suatu tantangan baru bagi Gen Z, selaku sosok yang paling mendominasi saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia tahun 2020, disebutkan bahwa Gen Z mendominasi pada angka terbesar yaitu 27,94% dibandingkan generasi lainnya. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5906,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-5877","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.6 (Yoast SEO v27.5) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Belajar Sesuai Passion Plus Bonus Skill Entrepreneur, Memang Bisa? - Ciputra School of Business Makassar<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hidup di era masifnya teknologi dengan berbagai kecanggihan artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari manusia, menjadi suatu tantangan baru bagi Gen Z, selaku sosok yang paling mendominasi saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia tahun 2020, disebutkan bahwa Gen Z mendominasi pada angka terbesar yaitu 27,94% dibandingkan generasi lainnya. Yang mana artinya generasi yang sedang di bangku sekolah dan perkuliahan ini memerlukan persiapan yang lebih matang dibandingkan beberapa tahun silam. Mengapa? Hal ini tidak lain dan tidak bukan merupakan efek dari adanya perencanaan digitalisasi Society 5.0 yang nantinya akan lebih banyak menggunakan teknologi dibandingkan dengan sumber daya manusia. Lalu apa artinya dan apakah hal yang harus dipersiapkan?Bekal terpenting yang tentunya tidak akan lepas dalam kehidupan manusia modern adalah penjaminan pendidikan yang bermutu. Pergeseran profesi manusia oleh teknologi tentunya akan menjadi tekanan serius bagi bangsa ketika tidak memiliki sistem manajemen yang terorganisir. Sementara itu, dibalik perguncangan era dan virus Covid-19 yang tak kunjung usai, terdapat ekspektasi yang begitu besar untuk keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka dari itu, dibutuhkan adanya sumber daya manusia yang mumpuni untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Atas hal tersebut, UC Makassar sebagai smart campus berbasiskan entrepreneurship hadir untuk menjawab kecemasan para generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakatnya.Tenaga pendidik yang profesional serta berpengalaman akan membantu mahasiswa untuk menjadi jebolan penerus bangsa yang ahli di bidang hardskill dan softskillnya. UC Makassar memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk menjadi intrapreneur sekaligus entrepreneur muda dengan seluruh fasilitas yang diberikan. Melalui kurikulum yang telah disesuaikan dengan jenjang karier di masa mendatang tidak lagi menjadi hal yang perlu dicemaskan oleh mahasiswa lulusan UC Makassar.Kesuksesan yang telah didulang oleh Universitas Ciputra Surabaya dengan menghasilkan ribuan entrepreneur sukses baik dengan start-up business, professional career,\u00a0 maupun family business menjadikan UC Makassar tidak perlu dihiraukan lagi. Pendidikan berbasis real project menjadikan kemampuan komunikasi dan networking mahasiswa UC Makassar selangkah lebih cepat dibandingkan dengan mahasiswa lainnya. Hal ini ditunjukkan dengan puluhan mitra universitas dari luar negeri yang telah bekerjasama untuk membantu mahasiswa memperoleh pengalaman dan international exposure mengenai bidang yang diambilnya atau bahkan di luar studinya. Sungguh sangat menarik bukan? Namun, apa sih poin utama yang harus dipersiapkan generasi muda untuk menjadi tongkat penerus bangsa ini?Poin pertama yaitu berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman, dengan aktif mempelajari dan terlibat dalam penciptaan ide baru dalam sebuah penyelesaian kasus, nantinya mahasiswa akan meningkatkan skill problem solvingnya. Kedua yaitu meningkatkan rasa solidaritas dan empati pada sesama, rasa solidaritas akan memperkuat rasa saling memiliki dan mempengaruhi kinerja tim. Dan yang terakhir adalah giat belajar, optimis, tidak putus asa, dan mau bekerja keras. Keempat poin tersebut merupakan kekuatan utama dalam setiap kehidupan bermasyarakat yang wajib dilatih sejak di bangku pendidikan. Mental positif akan membantu seseorang untuk menyelesaikan suatu masalah dengan efisien, yang mana pastinya harus mempertimbangkan risiko dan strategi yang bertanggungjawab agar cita-cita dapat tercapai. Lantas sudah siapkah kalian menjadi pioneer negeri? Kami tunggu kedatangan kalian para entrepreneur masa depan negeri di UC Makassar!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Belajar Sesuai Passion Plus Bonus Skill Entrepreneur, Memang Bisa?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hidup di era masifnya teknologi dengan berbagai kecanggihan artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari manusia, menjadi suatu tantangan baru bagi Gen Z, selaku sosok yang paling mendominasi saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia tahun 2020, disebutkan bahwa Gen Z mendominasi pada angka terbesar yaitu 27,94% dibandingkan generasi lainnya. Yang mana artinya generasi yang sedang di bangku sekolah dan perkuliahan ini memerlukan persiapan yang lebih matang dibandingkan beberapa tahun silam. Mengapa? Hal ini tidak lain dan tidak bukan merupakan efek dari adanya perencanaan digitalisasi Society 5.0 yang nantinya akan lebih banyak menggunakan teknologi dibandingkan dengan sumber daya manusia. Lalu apa artinya dan apakah hal yang harus dipersiapkan?Bekal terpenting yang tentunya tidak akan lepas dalam kehidupan manusia modern adalah penjaminan pendidikan yang bermutu. Pergeseran profesi manusia oleh teknologi tentunya akan menjadi tekanan serius bagi bangsa ketika tidak memiliki sistem manajemen yang terorganisir. Sementara itu, dibalik perguncangan era dan virus Covid-19 yang tak kunjung usai, terdapat ekspektasi yang begitu besar untuk keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka dari itu, dibutuhkan adanya sumber daya manusia yang mumpuni untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Atas hal tersebut, UC Makassar sebagai smart campus berbasiskan entrepreneurship hadir untuk menjawab kecemasan para generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakatnya.Tenaga pendidik yang profesional serta berpengalaman akan membantu mahasiswa untuk menjadi jebolan penerus bangsa yang ahli di bidang hardskill dan softskillnya. UC Makassar memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk menjadi intrapreneur sekaligus entrepreneur muda dengan seluruh fasilitas yang diberikan. Melalui kurikulum yang telah disesuaikan dengan jenjang karier di masa mendatang tidak lagi menjadi hal yang perlu dicemaskan oleh mahasiswa lulusan UC Makassar.Kesuksesan yang telah didulang oleh Universitas Ciputra Surabaya dengan menghasilkan ribuan entrepreneur sukses baik dengan start-up business, professional career,\u00a0 maupun family business menjadikan UC Makassar tidak perlu dihiraukan lagi. Pendidikan berbasis real project menjadikan kemampuan komunikasi dan networking mahasiswa UC Makassar selangkah lebih cepat dibandingkan dengan mahasiswa lainnya. Hal ini ditunjukkan dengan puluhan mitra universitas dari luar negeri yang telah bekerjasama untuk membantu mahasiswa memperoleh pengalaman dan international exposure mengenai bidang yang diambilnya atau bahkan di luar studinya. Sungguh sangat menarik bukan? Namun, apa sih poin utama yang harus dipersiapkan generasi muda untuk menjadi tongkat penerus bangsa ini?Poin pertama yaitu berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman, dengan aktif mempelajari dan terlibat dalam penciptaan ide baru dalam sebuah penyelesaian kasus, nantinya mahasiswa akan meningkatkan skill problem solvingnya. Kedua yaitu meningkatkan rasa solidaritas dan empati pada sesama, rasa solidaritas akan memperkuat rasa saling memiliki dan mempengaruhi kinerja tim. Dan yang terakhir adalah giat belajar, optimis, tidak putus asa, dan mau bekerja keras. Keempat poin tersebut merupakan kekuatan utama dalam setiap kehidupan bermasyarakat yang wajib dilatih sejak di bangku pendidikan. Mental positif akan membantu seseorang untuk menyelesaikan suatu masalah dengan efisien, yang mana pastinya harus mempertimbangkan risiko dan strategi yang bertanggungjawab agar cita-cita dapat tercapai. Lantas sudah siapkah kalian menjadi pioneer negeri? Kami tunggu kedatangan kalian para entrepreneur masa depan negeri di UC Makassar!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ciputra School of Business Makassar\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/UCMakassarOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-28T07:01:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-25T14:43:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/entrepreneur-scaled-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1706\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@UCMakassar\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@UCMakassar\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bbbdcbcad063b3d3e12a2db5c0dc82cc\"},\"headline\":\"Belajar Sesuai Passion Plus Bonus Skill Entrepreneur, Memang Bisa?\",\"datePublished\":\"2022-09-28T07:01:58+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-25T14:43:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/\"},\"wordCount\":497,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/entrepreneur-scaled-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/\",\"name\":\"Belajar Sesuai Passion Plus Bonus Skill Entrepreneur, Memang Bisa? - Ciputra School of Business Makassar\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/entrepreneur-scaled-1.jpg\",\"datePublished\":\"2022-09-28T07:01:58+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-25T14:43:51+00:00\",\"description\":\"Hidup di era masifnya teknologi dengan berbagai kecanggihan artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari manusia, menjadi suatu tantangan baru bagi Gen Z, selaku sosok yang paling mendominasi saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia tahun 2020, disebutkan bahwa Gen Z mendominasi pada angka terbesar yaitu 27,94% dibandingkan generasi lainnya. Yang mana artinya generasi yang sedang di bangku sekolah dan perkuliahan ini memerlukan persiapan yang lebih matang dibandingkan beberapa tahun silam. Mengapa? Hal ini tidak lain dan tidak bukan merupakan efek dari adanya perencanaan digitalisasi Society 5.0 yang nantinya akan lebih banyak menggunakan teknologi dibandingkan dengan sumber daya manusia. Lalu apa artinya dan apakah hal yang harus dipersiapkan?Bekal terpenting yang tentunya tidak akan lepas dalam kehidupan manusia modern adalah penjaminan pendidikan yang bermutu. Pergeseran profesi manusia oleh teknologi tentunya akan menjadi tekanan serius bagi bangsa ketika tidak memiliki sistem manajemen yang terorganisir. Sementara itu, dibalik perguncangan era dan virus Covid-19 yang tak kunjung usai, terdapat ekspektasi yang begitu besar untuk keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka dari itu, dibutuhkan adanya sumber daya manusia yang mumpuni untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Atas hal tersebut, UC Makassar sebagai smart campus berbasiskan entrepreneurship hadir untuk menjawab kecemasan para generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakatnya.Tenaga pendidik yang profesional serta berpengalaman akan membantu mahasiswa untuk menjadi jebolan penerus bangsa yang ahli di bidang hardskill dan softskillnya. UC Makassar memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk menjadi intrapreneur sekaligus entrepreneur muda dengan seluruh fasilitas yang diberikan. Melalui kurikulum yang telah disesuaikan dengan jenjang karier di masa mendatang tidak lagi menjadi hal yang perlu dicemaskan oleh mahasiswa lulusan UC Makassar.Kesuksesan yang telah didulang oleh Universitas Ciputra Surabaya dengan menghasilkan ribuan entrepreneur sukses baik dengan start-up business, professional career,\u00a0 maupun family business menjadikan UC Makassar tidak perlu dihiraukan lagi. Pendidikan berbasis real project menjadikan kemampuan komunikasi dan networking mahasiswa UC Makassar selangkah lebih cepat dibandingkan dengan mahasiswa lainnya. Hal ini ditunjukkan dengan puluhan mitra universitas dari luar negeri yang telah bekerjasama untuk membantu mahasiswa memperoleh pengalaman dan international exposure mengenai bidang yang diambilnya atau bahkan di luar studinya. Sungguh sangat menarik bukan? Namun, apa sih poin utama yang harus dipersiapkan generasi muda untuk menjadi tongkat penerus bangsa ini?Poin pertama yaitu berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman, dengan aktif mempelajari dan terlibat dalam penciptaan ide baru dalam sebuah penyelesaian kasus, nantinya mahasiswa akan meningkatkan skill problem solvingnya. Kedua yaitu meningkatkan rasa solidaritas dan empati pada sesama, rasa solidaritas akan memperkuat rasa saling memiliki dan mempengaruhi kinerja tim. Dan yang terakhir adalah giat belajar, optimis, tidak putus asa, dan mau bekerja keras. Keempat poin tersebut merupakan kekuatan utama dalam setiap kehidupan bermasyarakat yang wajib dilatih sejak di bangku pendidikan. Mental positif akan membantu seseorang untuk menyelesaikan suatu masalah dengan efisien, yang mana pastinya harus mempertimbangkan risiko dan strategi yang bertanggungjawab agar cita-cita dapat tercapai. Lantas sudah siapkah kalian menjadi pioneer negeri? Kami tunggu kedatangan kalian para entrepreneur masa depan negeri di UC Makassar!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/entrepreneur-scaled-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/entrepreneur-scaled-1.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1706},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Belajar Sesuai Passion Plus Bonus Skill Entrepreneur, Memang Bisa?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/\",\"name\":\"Ciputra School of Business Makassar\",\"description\":\"Creating World Class Entrepreneurs and Professionals\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/#organization\",\"name\":\"Ciputra School of Business Makassar\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/Asset-8logo-bulat-UC-PSDKU-1-copy.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/Asset-8logo-bulat-UC-PSDKU-1-copy.png\",\"width\":300,\"height\":300,\"caption\":\"Ciputra School of Business Makassar\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/UCMakassarOfficial\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/UCMakassar\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/uc_makassar\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/UCMakassar\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@ucmakassar\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bbbdcbcad063b3d3e12a2db5c0dc82cc\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fc39946540e18308f720ff370c4bf72515980c2a7f7fa16d5c43327a18f0bc07?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fc39946540e18308f720ff370c4bf72515980c2a7f7fa16d5c43327a18f0bc07?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fc39946540e18308f720ff370c4bf72515980c2a7f7fa16d5c43327a18f0bc07?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/uc.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputramakassar.ac.id\\\/eng\\\/author\\\/kliendefaultuser711\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Belajar Sesuai Passion Plus Bonus Skill Entrepreneur, Memang Bisa? - Ciputra School of Business Makassar","description":"Hidup di era masifnya teknologi dengan berbagai kecanggihan artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari manusia, menjadi suatu tantangan baru bagi Gen Z, selaku sosok yang paling mendominasi saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia tahun 2020, disebutkan bahwa Gen Z mendominasi pada angka terbesar yaitu 27,94% dibandingkan generasi lainnya. Yang mana artinya generasi yang sedang di bangku sekolah dan perkuliahan ini memerlukan persiapan yang lebih matang dibandingkan beberapa tahun silam. Mengapa? Hal ini tidak lain dan tidak bukan merupakan efek dari adanya perencanaan digitalisasi Society 5.0 yang nantinya akan lebih banyak menggunakan teknologi dibandingkan dengan sumber daya manusia. Lalu apa artinya dan apakah hal yang harus dipersiapkan?Bekal terpenting yang tentunya tidak akan lepas dalam kehidupan manusia modern adalah penjaminan pendidikan yang bermutu. Pergeseran profesi manusia oleh teknologi tentunya akan menjadi tekanan serius bagi bangsa ketika tidak memiliki sistem manajemen yang terorganisir. Sementara itu, dibalik perguncangan era dan virus Covid-19 yang tak kunjung usai, terdapat ekspektasi yang begitu besar untuk keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka dari itu, dibutuhkan adanya sumber daya manusia yang mumpuni untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Atas hal tersebut, UC Makassar sebagai smart campus berbasiskan entrepreneurship hadir untuk menjawab kecemasan para generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakatnya.Tenaga pendidik yang profesional serta berpengalaman akan membantu mahasiswa untuk menjadi jebolan penerus bangsa yang ahli di bidang hardskill dan softskillnya. UC Makassar memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk menjadi intrapreneur sekaligus entrepreneur muda dengan seluruh fasilitas yang diberikan. Melalui kurikulum yang telah disesuaikan dengan jenjang karier di masa mendatang tidak lagi menjadi hal yang perlu dicemaskan oleh mahasiswa lulusan UC Makassar.Kesuksesan yang telah didulang oleh Universitas Ciputra Surabaya dengan menghasilkan ribuan entrepreneur sukses baik dengan start-up business, professional career,\u00a0 maupun family business menjadikan UC Makassar tidak perlu dihiraukan lagi. Pendidikan berbasis real project menjadikan kemampuan komunikasi dan networking mahasiswa UC Makassar selangkah lebih cepat dibandingkan dengan mahasiswa lainnya. Hal ini ditunjukkan dengan puluhan mitra universitas dari luar negeri yang telah bekerjasama untuk membantu mahasiswa memperoleh pengalaman dan international exposure mengenai bidang yang diambilnya atau bahkan di luar studinya. Sungguh sangat menarik bukan? Namun, apa sih poin utama yang harus dipersiapkan generasi muda untuk menjadi tongkat penerus bangsa ini?Poin pertama yaitu berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman, dengan aktif mempelajari dan terlibat dalam penciptaan ide baru dalam sebuah penyelesaian kasus, nantinya mahasiswa akan meningkatkan skill problem solvingnya. Kedua yaitu meningkatkan rasa solidaritas dan empati pada sesama, rasa solidaritas akan memperkuat rasa saling memiliki dan mempengaruhi kinerja tim. Dan yang terakhir adalah giat belajar, optimis, tidak putus asa, dan mau bekerja keras. Keempat poin tersebut merupakan kekuatan utama dalam setiap kehidupan bermasyarakat yang wajib dilatih sejak di bangku pendidikan. Mental positif akan membantu seseorang untuk menyelesaikan suatu masalah dengan efisien, yang mana pastinya harus mempertimbangkan risiko dan strategi yang bertanggungjawab agar cita-cita dapat tercapai. Lantas sudah siapkah kalian menjadi pioneer negeri? Kami tunggu kedatangan kalian para entrepreneur masa depan negeri di UC Makassar!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Belajar Sesuai Passion Plus Bonus Skill Entrepreneur, Memang Bisa?","og_description":"Hidup di era masifnya teknologi dengan berbagai kecanggihan artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari manusia, menjadi suatu tantangan baru bagi Gen Z, selaku sosok yang paling mendominasi saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia tahun 2020, disebutkan bahwa Gen Z mendominasi pada angka terbesar yaitu 27,94% dibandingkan generasi lainnya. Yang mana artinya generasi yang sedang di bangku sekolah dan perkuliahan ini memerlukan persiapan yang lebih matang dibandingkan beberapa tahun silam. Mengapa? Hal ini tidak lain dan tidak bukan merupakan efek dari adanya perencanaan digitalisasi Society 5.0 yang nantinya akan lebih banyak menggunakan teknologi dibandingkan dengan sumber daya manusia. Lalu apa artinya dan apakah hal yang harus dipersiapkan?Bekal terpenting yang tentunya tidak akan lepas dalam kehidupan manusia modern adalah penjaminan pendidikan yang bermutu. Pergeseran profesi manusia oleh teknologi tentunya akan menjadi tekanan serius bagi bangsa ketika tidak memiliki sistem manajemen yang terorganisir. Sementara itu, dibalik perguncangan era dan virus Covid-19 yang tak kunjung usai, terdapat ekspektasi yang begitu besar untuk keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka dari itu, dibutuhkan adanya sumber daya manusia yang mumpuni untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Atas hal tersebut, UC Makassar sebagai smart campus berbasiskan entrepreneurship hadir untuk menjawab kecemasan para generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakatnya.Tenaga pendidik yang profesional serta berpengalaman akan membantu mahasiswa untuk menjadi jebolan penerus bangsa yang ahli di bidang hardskill dan softskillnya. UC Makassar memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk menjadi intrapreneur sekaligus entrepreneur muda dengan seluruh fasilitas yang diberikan. Melalui kurikulum yang telah disesuaikan dengan jenjang karier di masa mendatang tidak lagi menjadi hal yang perlu dicemaskan oleh mahasiswa lulusan UC Makassar.Kesuksesan yang telah didulang oleh Universitas Ciputra Surabaya dengan menghasilkan ribuan entrepreneur sukses baik dengan start-up business, professional career,\u00a0 maupun family business menjadikan UC Makassar tidak perlu dihiraukan lagi. Pendidikan berbasis real project menjadikan kemampuan komunikasi dan networking mahasiswa UC Makassar selangkah lebih cepat dibandingkan dengan mahasiswa lainnya. Hal ini ditunjukkan dengan puluhan mitra universitas dari luar negeri yang telah bekerjasama untuk membantu mahasiswa memperoleh pengalaman dan international exposure mengenai bidang yang diambilnya atau bahkan di luar studinya. Sungguh sangat menarik bukan? Namun, apa sih poin utama yang harus dipersiapkan generasi muda untuk menjadi tongkat penerus bangsa ini?Poin pertama yaitu berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman, dengan aktif mempelajari dan terlibat dalam penciptaan ide baru dalam sebuah penyelesaian kasus, nantinya mahasiswa akan meningkatkan skill problem solvingnya. Kedua yaitu meningkatkan rasa solidaritas dan empati pada sesama, rasa solidaritas akan memperkuat rasa saling memiliki dan mempengaruhi kinerja tim. Dan yang terakhir adalah giat belajar, optimis, tidak putus asa, dan mau bekerja keras. Keempat poin tersebut merupakan kekuatan utama dalam setiap kehidupan bermasyarakat yang wajib dilatih sejak di bangku pendidikan. Mental positif akan membantu seseorang untuk menyelesaikan suatu masalah dengan efisien, yang mana pastinya harus mempertimbangkan risiko dan strategi yang bertanggungjawab agar cita-cita dapat tercapai. Lantas sudah siapkah kalian menjadi pioneer negeri? Kami tunggu kedatangan kalian para entrepreneur masa depan negeri di UC Makassar!","og_url":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/","og_site_name":"Ciputra School of Business Makassar","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/UCMakassarOfficial\/","article_published_time":"2022-09-28T07:01:58+00:00","article_modified_time":"2022-10-25T14:43:51+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1706,"url":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/entrepreneur-scaled-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@UCMakassar","twitter_site":"@UCMakassar","twitter_misc":{"Written by":"Admin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/"},"author":{"name":"Admin","@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/#\/schema\/person\/bbbdcbcad063b3d3e12a2db5c0dc82cc"},"headline":"Belajar Sesuai Passion Plus Bonus Skill Entrepreneur, Memang Bisa?","datePublished":"2022-09-28T07:01:58+00:00","dateModified":"2022-10-25T14:43:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/"},"wordCount":497,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/entrepreneur-scaled-1.jpg","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/","url":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/","name":"Belajar Sesuai Passion Plus Bonus Skill Entrepreneur, Memang Bisa? - Ciputra School of Business Makassar","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/entrepreneur-scaled-1.jpg","datePublished":"2022-09-28T07:01:58+00:00","dateModified":"2022-10-25T14:43:51+00:00","description":"Hidup di era masifnya teknologi dengan berbagai kecanggihan artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari manusia, menjadi suatu tantangan baru bagi Gen Z, selaku sosok yang paling mendominasi saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia tahun 2020, disebutkan bahwa Gen Z mendominasi pada angka terbesar yaitu 27,94% dibandingkan generasi lainnya. Yang mana artinya generasi yang sedang di bangku sekolah dan perkuliahan ini memerlukan persiapan yang lebih matang dibandingkan beberapa tahun silam. Mengapa? Hal ini tidak lain dan tidak bukan merupakan efek dari adanya perencanaan digitalisasi Society 5.0 yang nantinya akan lebih banyak menggunakan teknologi dibandingkan dengan sumber daya manusia. Lalu apa artinya dan apakah hal yang harus dipersiapkan?Bekal terpenting yang tentunya tidak akan lepas dalam kehidupan manusia modern adalah penjaminan pendidikan yang bermutu. Pergeseran profesi manusia oleh teknologi tentunya akan menjadi tekanan serius bagi bangsa ketika tidak memiliki sistem manajemen yang terorganisir. Sementara itu, dibalik perguncangan era dan virus Covid-19 yang tak kunjung usai, terdapat ekspektasi yang begitu besar untuk keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka dari itu, dibutuhkan adanya sumber daya manusia yang mumpuni untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Atas hal tersebut, UC Makassar sebagai smart campus berbasiskan entrepreneurship hadir untuk menjawab kecemasan para generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakatnya.Tenaga pendidik yang profesional serta berpengalaman akan membantu mahasiswa untuk menjadi jebolan penerus bangsa yang ahli di bidang hardskill dan softskillnya. UC Makassar memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk menjadi intrapreneur sekaligus entrepreneur muda dengan seluruh fasilitas yang diberikan. Melalui kurikulum yang telah disesuaikan dengan jenjang karier di masa mendatang tidak lagi menjadi hal yang perlu dicemaskan oleh mahasiswa lulusan UC Makassar.Kesuksesan yang telah didulang oleh Universitas Ciputra Surabaya dengan menghasilkan ribuan entrepreneur sukses baik dengan start-up business, professional career,\u00a0 maupun family business menjadikan UC Makassar tidak perlu dihiraukan lagi. Pendidikan berbasis real project menjadikan kemampuan komunikasi dan networking mahasiswa UC Makassar selangkah lebih cepat dibandingkan dengan mahasiswa lainnya. Hal ini ditunjukkan dengan puluhan mitra universitas dari luar negeri yang telah bekerjasama untuk membantu mahasiswa memperoleh pengalaman dan international exposure mengenai bidang yang diambilnya atau bahkan di luar studinya. Sungguh sangat menarik bukan? Namun, apa sih poin utama yang harus dipersiapkan generasi muda untuk menjadi tongkat penerus bangsa ini?Poin pertama yaitu berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman, dengan aktif mempelajari dan terlibat dalam penciptaan ide baru dalam sebuah penyelesaian kasus, nantinya mahasiswa akan meningkatkan skill problem solvingnya. Kedua yaitu meningkatkan rasa solidaritas dan empati pada sesama, rasa solidaritas akan memperkuat rasa saling memiliki dan mempengaruhi kinerja tim. Dan yang terakhir adalah giat belajar, optimis, tidak putus asa, dan mau bekerja keras. Keempat poin tersebut merupakan kekuatan utama dalam setiap kehidupan bermasyarakat yang wajib dilatih sejak di bangku pendidikan. Mental positif akan membantu seseorang untuk menyelesaikan suatu masalah dengan efisien, yang mana pastinya harus mempertimbangkan risiko dan strategi yang bertanggungjawab agar cita-cita dapat tercapai. Lantas sudah siapkah kalian menjadi pioneer negeri? Kami tunggu kedatangan kalian para entrepreneur masa depan negeri di UC Makassar!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/entrepreneur-scaled-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/entrepreneur-scaled-1.jpg","width":2560,"height":1706},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/belajar-sesuai-passion-plus-bonus-skill-entrepreneur-memang-bisa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Belajar Sesuai Passion Plus Bonus Skill Entrepreneur, Memang Bisa?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/#website","url":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/","name":"Ciputra School of Business Makassar","description":"Creating World Class Entrepreneurs and Professionals","publisher":{"@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/#organization","name":"Ciputra School of Business Makassar","url":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Asset-8logo-bulat-UC-PSDKU-1-copy.png","contentUrl":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Asset-8logo-bulat-UC-PSDKU-1-copy.png","width":300,"height":300,"caption":"Ciputra School of Business Makassar"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/UCMakassarOfficial\/","https:\/\/x.com\/UCMakassar","https:\/\/www.instagram.com\/uc_makassar\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/UCMakassar","https:\/\/www.tiktok.com\/@ucmakassar"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/#\/schema\/person\/bbbdcbcad063b3d3e12a2db5c0dc82cc","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc39946540e18308f720ff370c4bf72515980c2a7f7fa16d5c43327a18f0bc07?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc39946540e18308f720ff370c4bf72515980c2a7f7fa16d5c43327a18f0bc07?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc39946540e18308f720ff370c4bf72515980c2a7f7fa16d5c43327a18f0bc07?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin"},"sameAs":["http:\/\/uc.ac.id"],"url":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/author\/kliendefaultuser711\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5877","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5877"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5877\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5877"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5877"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5877"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}