{"id":493,"date":"2025-11-12T07:34:30","date_gmt":"2025-11-12T07:34:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/?p=493"},"modified":"2025-11-12T07:34:30","modified_gmt":"2025-11-12T07:34:30","slug":"apa-sih-machine-learning-itu-yuk-belajar-memahami-teknologinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/apa-sih-machine-learning-itu-yuk-belajar-memahami-teknologinya\/","title":{"rendered":"Apa sih, Machine Learning itu? Yuk, Belajar Memahami Teknologinya!"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: center;\"><strong>Apa sih, Machine Learning itu? Yuk, Belajar Memahami Teknologinya!<\/strong><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-495\" src=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-1-300x225.jpg\" alt=\"apa itu machine learning \" width=\"500\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-1-400x300.jpg 400w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-1-200x150.jpg 200w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-1-150x113.jpg 150w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-1-100x75.jpg 100w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-1-75x56.jpg 75w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-1-50x38.jpg 50w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-1.jpg 512w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu pernah bertanya-tanya tentang bagaimana Netflix bisa mengetahui film apa yang kamu sukai, ataukah bagaimana Google dapat memprediksi apa saja yang akan kamu cari hanya dengan menggunakan beberapa huruf pertama yang kamu ketik? Semua itu dapat terjadi berkat adanya machine learning, sebuah bidang dalam dunia teknologi modern yang sangat menarik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Machine Learning (ML)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan sebuah cabang\u00a0 dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/5-manfaat-artificial-intelligence-dalam-kehidupan-sehari-hari-kamu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artificial Intelligence (AI) <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0yang menjadikan komputer dapat belajar sendiri layaknya manusia hanya dengan bermodalkan data tanpa perlu diprogramkan secara eksplisit. Dengan adanya teknologi ini, sebuah pola dapat dengan mudah dikenali oleh sistem, membuat sebuah prediksi, serta mengambil sebuah keputusan secara otomatis yang didasarkan pada pengalaman sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia yang kini sudah serba digital,dalam berbagai layanan pintar yang dirasakan oleh manusia, semua didasari oleh otak dari machine learning, mulai dari merekomendasikan produk, melakukan deteksi terhadap wajah, bahkan sampai kendaraan beroda seperti mobil yang dapat bergerak tanpa ada pengemudi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian Machine Learning<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila diartikan secara sederhana, machine learning adalah sebuah teknik yang memungkinkan komputer untuk belajar dari data. Tidak hanya sekedar mengikuti perintah yang diberikan, tetapi komputer juga dapat menganalisis data tersebut untuk dapat menemukan pola serta membuat keputusan secara mandiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, apabila kamu ingin agar komputer kamu dapat mengenali sebuah gambar kucing, kamu dapat melatihnya dengan menggunakan ribuan foto kucing. Setelah komputer belajar dari data tersebut, selanjutnya sistem akan dapat mengenali berbagai kucing baru bahkan tanpa pernah melihat kucing atau objek tersebut sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Machine learning memiliki <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tujuan utama <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0yaitu untuk mengembangkan algoritma yang dapat memperbaiki serta meningkatkan kinerjanya seiring dengan bertambahnya data dan pengalamannya. Hal ini serupa dengan cara manusia yang dapat belajar dari pengalaman.<\/span><\/p>\n<h2><b>Beberapa Jenis Machine Learning<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa jenis utama dari machine learning yang didasarkan pada cara sistemnya belajar dari data:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Supervised Learning<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada supervised learning, komputer belajar dari kumpulan data yang telah memiliki jawaban yang benar. Sebagai contoh sederhananya, kumpulan data email yang kamu miliki telah ditandai sebagai non-spam dan spam. Selanjutnya, sistem akan belajar untuk mengenali ciri khusus dari tiap kategori email agar dapat melakukan klasifikasi\u00a0 terhadap email tersebut secara otomatis. Sebagai contoh penerapannya dapat kita lihat pada caranya mengklasifikasikan gambar, mendeteksi penipuan, melakukan prediksi harga, dan merekomendasikan produk.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Unsupervised Learning<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan supervised learning, metode ini tidak memerlukan penggunaan label data. Struktur tersembunyi yang ada di dalam data harus dapat ditemukan tanpa bantuan manusia. Sebagai contoh, sebuah aplikasi e-commerce mengelompokkan pelanggan hanya dengan menggunakan unsupped learning\u00a0 berdasarkan kebiasaan belanja mereka. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh penerapannya: reduksi dimensi, segmentasi\u00a0 pasar, dan analisis perilaku pengguna.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Reinforcement Learning<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada jenis ini, sistem belajar melalui penggunaan interaksi dengan lingkungan serta mendapatkan umpan balik berupa reward ataupun penalti. Semakin sering sistem tersebut mencoba dan mengalami kegagalan, maka semakin baik pula ia dalam memahami strategi yang paling efektif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh sederhananya yang dapat kita temukan pada robotika, game (misalnya AlphaGo), atau mobil otonom yang dapat belajar mengambil sebuah keputusan\u00a0 terbaik ketika di jalan raya.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-494 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-2-300x250.jpg\" alt=\"apa itu machine learning\" width=\"300\" height=\"250\" srcset=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-2-300x250.jpg 300w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-2-400x333.jpg 400w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-2-200x166.jpg 200w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-2-150x125.jpg 150w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-2-100x83.jpg 100w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-2-75x62.jpg 75w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-2-50x42.jpg 50w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/apa-itu-machine-learning-2.jpg 512w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<h2><b>Cara\u00a0 Kerja Machine Learning<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses kerja machine learning dapat dijelaskan melalui empat tahap utama, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengumpulan Data (data Collection): Sistem memerlukan data yang banyak, seperti gambar, angka, atau pun teks.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan (Training): Selanjutnya, data tersebut akan digunakan untuk melatih sebuah model agar dapat memahami pola tertentu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengujian (Testing): Model ini kemudian akan diuji dengan menggunakan data baru untuk melihat seberapa baik kemampuan yang dimiliki untuk memprediksi atau mengenali sesuatu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Evaluasi dan Penyempurnaan (Evaluation and Improvement): Agar semakin akurat seiring dengan perkembangan waktu, maka sistem akan terus mengalami pembaruan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, seperti sistem pendeteksi wajah pada ponsel yang kamu miliki, itu menggunakan ribuan gambar wajah dari berbagai sudut pandang untuk mengenali wajahmu dengan tepat dan juga cepat meski pencahayaannya berbeda.<\/span><\/p>\n<h2><b>Dampak Machine Learning Terhadap Dunia Nyata<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini machine learning telah banyak digunakan pada banyak sektor industri. Pada dunia kesehatan, ML dapat membantu untuk melakukan diagnosis akan penyakit lebih cepat dengan melakukan analisis citra medis. Dalam keuangan, algoritma ML bertugas mendeteksi akan adanya transaksi yang mencurigakan untuk mencegah terjadinya penipuan. Dalam sektor transportasi, algoritma menjadi dasar untuk sebuah sistem navigasi dan juga mobil tanpa pengemudi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain daripada itu, terdapat banyak pengusaha dan juga startup di Indonesia yang kini menerapkan machine learning untuk meningkatkan kinerja serta efisiensi dalam bisnis, misalnya untuk melakukan prediksi terhadap permintaan pasar, melakukan analisis sentimen pelanggan, bahkan tak jarang juga otomatisasi pelanggan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Belajar Machine Learning? Di UC aja!<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang tertarik untuk menjelajahi dunia kecerdasan buatan serta ingin belajar tentang bagaimana komputer dapat berpikir seperti manusia, maka program <\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/uc_makassar_imt\/?hl=en\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Informatika di UCM <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0menjadi pilihan yang tepat bagimu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di UCM, kamu tidak sekedar mempelajari teori dari machine learning, melainkan kamu juga akan mempraktekkannya secara langsung melalui riset dan juga proyek\u00a0 berbasis industri. Di sini kamu akan mempelajari tentang bagaimana cara mengembangkan model AI, Mengolah data besar, dan juga menciptakan inovasi solusi teknologi yang berdampak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain pengetahuan secara teknik, di UCM kamu juga akan dibekali dengan pola pikir yang kreatif dan juga kewirausahaan digital yang di butuhkan dalam era4.0 sekarang ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, untuk kamu yang ingin menjadi bagian dalam generasi inovator teknologi, mulailah perjalananmu bersama Informatika UCM dan jadilah bagian dari penguasa machine learning. <a href=\"https:\/\/ciputra.link\/freelancewriter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daftar sekarang<\/a>!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa sih, Machine Learning itu? Yuk, Belajar Memahami Teknologinya! Apakah kamu pernah bertanya-tanya tentang bagaimana Netflix bisa mengetahui film apa yang kamu sukai, ataukah bagaimana Google dapat memprediksi apa saja yang akan kamu cari hanya dengan menggunakan beberapa huruf pertama yang kamu ketik? Semua itu dapat terjadi berkat adanya machine learning, sebuah bidang dalam dunia&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":495,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-493","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-insight"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/493","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=493"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/493\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":496,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/493\/revisions\/496"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/media\/495"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=493"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=493"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=493"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}