{"id":613,"date":"2026-04-02T05:35:48","date_gmt":"2026-04-02T05:35:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/?p=613"},"modified":"2026-04-02T07:14:11","modified_gmt":"2026-04-02T07:14:11","slug":"mengenal-apa-itu-algoritma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/mengenal-apa-itu-algoritma\/","title":{"rendered":"Mengenal Apa itu Algoritma Mulai dari Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh, hingga Tips Belajarnya"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: center;\"><b>Mengenal Apa itu Algoritma, Mulai dari Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh, hingga Tips Belajarnya<\/b><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-617 size-full\" src=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-1.png\" alt=\"apa itu algoritma\" width=\"512\" height=\"288\" srcset=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-1.png 512w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-1-300x169.png 300w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-1-400x225.png 400w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-1-200x113.png 200w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-1-150x84.png 150w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-1-100x56.png 100w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-1-75x42.png 75w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-1-50x28.png 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah dengar kata algoritma di sekolah atau hanya sekedar mendengarnya dari orang lain? Tapi tidak tau apa arti dan maksud dari kata algoritma tersebut? Tenang aja, artikel ini akan membahas tuntas mulai dari pengertian, ciri-ciri, contoh, hingga tips belajar Algoritma.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa itu Algoritma<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Algoritma dibagi menjadi dua, yakni pengertian menurut para ahli dan pengertian secara bahasa. Menurut para ahli seperti Donald Ervin Knuth dan Abu Ja\u2019far Ibnu Musa Al-Khwarizmi, Algoritma adalah serangkaian aturan atau cara khusus yang mampu memberikan jejeran operasi agar mampu menyelesaikan suatu masalah tertentu. Sedangkan menurut bahasa, Algoritma adalah serangkaian langkah atau prosedur logis yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah secara sistematis. Fakta menariknya, kata algoritma berasal dari serapan kata \u201cAlgoritmi\u201d, yang merupakan latinisasi nama matematikawan Persia terkemuka, Abu Ja\u2019far Muhammad Ibn Musa Al-Khwarizmi, cukup menarik bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkatnya Algoritma adalah serangkaian tahap atau langkah atau prosedur logis yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu. Jika kamu pernah belajar bahasa teks prosedur di mata pelajaran bahasa Indonesia, maka itu sama saja kamu sudah mempelajari dasar algoritma.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Ciri-Ciri Algoritma<\/b><\/h2>\n<h3><b>1. Input (Masukan)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Algoritma harus memiliki data input atau masukan ke dalam suatu program. Masukan adalah besaran nilai yang diberikan kepada program sebelum memulai prosesnya. Misal saat ingin menjalankan program penjumlahan, pengguna harus memasukkan nilai pertama dan nilai kedua agar bisa dijumlahkan<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Output (Keluaran)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ada data input maka harus ada data output yang dihasilkan dari suatu algoritma. Misal, pengguna mencari hasil penjumlahan dari dua bilangan, maka program harus mengeluarkan hasil kedua penjumlahan tersebut berdasarkan algoritma yang telah disusun.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Definiteness (Kepastian\/Jelas)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Algoritma harus memiliki urutan atau instruksi yang jelas, detail, tidak ambigu, dan terstruktur.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Efektif dan Efisien<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap langkah algoritma harus efektif yang artinya setiap langkah dalam algoritma harus disusun secara logis, sesederhana mungkin, serta memiliki tujuan yang jelas, sehingga solusi dapat diselesaikan dengan waktu yang relatif efisien dan tidak memakan terlalu banyak memori.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Finiteness (Keterbatasan)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Algoritma harus memiliki titik henti.Artinya, setelah melakukan sejumlah langkah, algoritma tersebut harus berhenti dan memberikan hasil akhir. Algoritma yang tidak pernah berhenti (looping selamanya) disebut sebagai algoritma yang gagal, karena tidak akan pernah menyelesaikan masalah yang ada.<\/span><\/p>\n<h2><b>Contoh Algoritma dalam Pemrograman<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memahami analoginya, mari lanjut memahami algoritma pemrograman yang sebenarnya. Dalam pemrograman, sebelum menulis kode, programmer biasanya membuat flowchart terlebih dahulu. Flowchart ialah semacam diagram alur yang menggambarkan logika program secara visual.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa sih sebelum mulai membuat program perlu flowchart? Hal ini bertujuan agar alurnya jelas dari awal hingga akhir sebelum diterjemahkan ke bahasa komputer. Dengan begitu jika kedepannya terjadi kesalahpahaman logika pada pemrograman, programmer akan tau dimana sumber kesalahan tersebut berada.<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Algoritma Menghitung Luas Persegi Panjang<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-616 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-2-157x300.png\" alt=\"apa itu algoritma\" width=\"157\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-2-157x300.png 157w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-2-105x200.png 105w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-2-79x150.png 79w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-2-52x100.png 52w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-2-39x75.png 39w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-2-26x50.png 26w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-2.png 182w\" sizes=\"auto, (max-width: 157px) 100vw, 157px\" \/><\/p>\n<p>Berdasarkan flowchart di atas, dapat diketahui bahwa algoritmanya dimulai dengan pengguna melakukan input nilai lebar, lalu nilai panjang dari sebuah persegi panjang. Setelah itu lanjut ke proses menghitung luas dengan mengalikan lebar dan panjang yang telah diinput sebelumnya. Setelah melakukan proses perkalian, program akan menampilkan hasil ke pengguna, lalu program selesai.<\/p>\n<h3><strong>2. Algoritma Menentukan Bilangan Ganjil atau Genap<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-615 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-3-180x300.png\" alt=\"apa itu algoritma\" width=\"180\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-3-180x300.png 180w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-3-240x400.png 240w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-3-120x200.png 120w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-3-90x150.png 90w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-3-60x100.png 60w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-3-45x75.png 45w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-3-30x50.png 30w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-3.png 307w\" sizes=\"auto, (max-width: 180px) 100vw, 180px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Algoritma dimulai dengan pengguna memasukkan bilangan bulat. Selanjutnya, bilangan bulat tersebut dibagi 2 dengan operasi sisa bagi. Jika sisa bagi dari operasi kedua bilangan tersebut ialah angka selain 0, maka bilangan tersebut adalah ganjil. Namun jika tidak ternyata hasil baginya adalah 0, maka bilangan tersebut adalah genap. Setelah itu, program akan selesai.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Algoritma Menentukan Kelulusan Mahasiswa<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-614 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-4-234x300.png\" alt=\"apa itu algoritma\" width=\"234\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-4-234x300.png 234w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-4-313x400.png 313w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-4-156x200.png 156w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-4-117x150.png 117w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-4-78x100.png 78w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-4-59x75.png 59w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-4-39x50.png 39w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-algoritma-4.png 397w\" sizes=\"auto, (max-width: 234px) 100vw, 234px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti contoh-contoh sebelumnya, pengguna akan memasukkan data nama dan nilai mahasiswa. Program akan mengecek apakah nilai memiliki angka di atas 70 atau di bawah 70. Jika nilai di atas 70, maka keterangannya akan lulus, tapi jika tidak, maka keterangannya akan Tidak Lulus. Setelah menjalankan operasi, maka program akan menampilkan Nama, Nilai, dan Keterangan dari siswa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat kamu yang bingung antara algoritma dan flowchart, singkatnya algoritma dan flowchart sama saja, yang membedakan\u00a0 hanya dari bentuknya. Jika algoritma adalah serangkaian instruksi yang menjelaskan langkah-langkah untuk menyelesaikan sebuah solusi, maka flowchart adalah representasi grafis dari algoritma tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tips Belajar Algoritma untuk Pemula<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar algoritma memang terlihat menantang, tapi bukan berarti sulit. Berikut adalah beberapa tips agar kamu cepat mahir:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pahami logika, Bukan Menghafal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini penting banget! Kamu tidak bisa menghafal semua baris kode yang bisa sampai puluhan ribu dalam satu projek, belum lagi jika harus menghafal tiap kode dari berbagai<a href=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/kenali-bahasa-pemrograman-bekal-penting-bagi-mahasiswa-informatika-modern\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> bahasa program<\/a> yang lain. Bahkan seorang expert di bidang IT pun, tidak mampu menghafalnya. Tips terbaik ialah ahami alur logika dibalik kode yang kamu tulis. Jika bisa, lakukan refleksi diri dan tanyakan pada diri sendiri \u201ckenapa menulis potongan kode ini?\u201d<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Gunakan Flowchart dan Pseudocode<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti telah disebutkan sebelumnya, sebelum menulis kode pemrograman, buat flowchart atau menuliskan dalam bahasa manusia untuk menggambarkan logikamu, ini akan sangat membantumu saat menulis kode setelahnya.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Latihan dengan Kasus Sederhana<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cobalah membuat algoritma untuk hal-hal sepele, seperti algoritma mengirim pesan WhatsApp, algoritma ganti ban bocor, atau algoritma memesan makanan ojek online.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Jangan Takut Salah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia algoritma, kesalahan (bug) adalah hal biasa. Menemukan di mana letak kesalahan langkahmu justru akan mengasah kemampuan logikamu lebih tajam.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Konsisten Berlatih<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manfaatkan platform belajar seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">LeetCode<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">HackerRank<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">CodeDex, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Codewars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk melatih logika penyelesaian masalahmu setiap hari.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Pilih Lingkungan Akademik yang Tepat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar otodidak itu bagus, tapi memiliki mentor dan lingkungan yang kompetitif akan mempercepat progresmu. Memilih kampus dengan kurikulum teknologi yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">up-to-date<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah investasi terbaik untuk karier masa depanmu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Ingin Mahir Algoritma? Yuk Bergabung dengan Informatika UC Makassar!<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami algoritma bukan hanya soal menghafal kode, tapi soal mengasah pola pikir solutif. Di <\/span><a href=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Jurusan Informatika Universitas Ciputra (UC) Makassar<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, kami tidak hanya mengajarkanmu cara menulis program, tapi bagaimana membangun logika yang kuat melalui pendekatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Entrepreneurship<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>Mengapa Kuliah Informatika di UC Makassar?<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kurikulum Berbasis Industri:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Materi pembelajaran yang selalu relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini, mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Artificial Intelligence<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Data Science<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mobile Development<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pembelajaran Praktis (Project-Based Learning):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Kamu akan langsung terjun menangani proyek nyata, sehingga penerapan algoritma tidak lagi sekadar teori di atas kertas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Ekosistem Entrepreneur:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Di sini, kamu diajarkan untuk mengubah baris kode algoritma menjadi solusi bisnis yang bernilai tinggi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fasilitas Modern:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Dukungan lab komputer canggih dan lingkungan kampus yang nyaman untuk berkolaborasi dan berinovasi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan hanya menjadi penonton di era digital. Jadilah arsitek di balik teknologi masa depan dengan <\/span><b>bergabung<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> bersama keluarga besar <\/span><a href=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/\"><b>Informatika UC Makassar<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Daftar sekarang <a href=\"https:\/\/ciputra.link\/freelancewriter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenal Apa itu Algoritma, Mulai dari Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh, hingga Tips Belajarnya Pernah dengar kata algoritma di sekolah atau hanya sekedar mendengarnya dari orang lain? Tapi tidak tau apa arti dan maksud dari kata algoritma tersebut? Tenang aja, artikel ini akan membahas tuntas mulai dari pengertian, ciri-ciri, contoh, hingga tips belajar Algoritma. Apa itu Algoritma&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":617,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-613","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-insight"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/613","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=613"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/613\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":618,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/613\/revisions\/618"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/media\/617"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=613"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=613"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/imt\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=613"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}