{"id":488,"date":"2025-09-30T00:02:20","date_gmt":"2025-09-30T00:02:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/?p=488"},"modified":"2025-10-07T05:41:15","modified_gmt":"2025-10-07T05:41:15","slug":"lagi-tren-matcha-coba-5-ide-bisnis-kuliner-menarik-lainnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/lagi-tren-matcha-coba-5-ide-bisnis-kuliner-menarik-lainnya\/","title":{"rendered":"Lagi Tren Matcha? Coba 5 Ide Bisnis Kuliner Menarik Lainnya"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: center;\"><strong>Lagi Tren Matcha? Coba 5 Ide Bisnis Kuliner Menarik Lainnya<\/strong><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-489 size-full\" src=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/ide-bisnis-kuliner.jpg\" alt=\"ide bisnis kuliner\" width=\"512\" height=\"341\" srcset=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/ide-bisnis-kuliner.jpg 512w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/ide-bisnis-kuliner-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/ide-bisnis-kuliner-400x266.jpg 400w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/ide-bisnis-kuliner-200x133.jpg 200w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/ide-bisnis-kuliner-150x100.jpg 150w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/ide-bisnis-kuliner-100x67.jpg 100w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/ide-bisnis-kuliner-75x50.jpg 75w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/ide-bisnis-kuliner-50x33.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ide bisnis FnB memang gak pernah ada matinya. Setiap tahun, bahkan setiap bulan,\u00a0 selalu muncul tren terbaru yang membuat orang penasaran untuk nyobain, bahkan sampai fomo kalau belum ngerasain. Kok bisa? Yap, Karena makanan menjadi kebutuhan sehari hari manusia. Maka dari itu dibutuhkannya banyak inovasi di bidang makanan agar pilihan makanan dan minuman semakin bervariasi dan bisa menjadi kebutuhan pokok yang tetap terasa seru.Belakangan ini, matcha menjadi minuman yang sedang viral bahkan digadang gadang sebagai minuman khas \u201cCewek Aesthetic\u201d. Warna hijaunya yang estetik, rasanya yang unik antara manis dan pahit, serta tampilannya yang instagramable. Dari kafe kecil sampai brand besar hampir semuanya berlomba lomba mengeluarkan menus berbasis matcha. Bukan cuma dalam bentuk minuman, tetapi juga cake, dessert box sampai ramen matcha pun ada lho!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi jika kamu perhatiin, bisnis kuliner itu sangat cepat berubah seperti roller coaster. Masih ingat waktu pandemi COVID-19? Saat itu yang viral justru dalagona Coffee. Bahkan mungkin kamu\u00a0 yang membaca ini pernah membuat dalagone coffee sendiri dari rumah.\u00a0 Nah, sekarang posisinya digantikan matcha sebagai minuman favorit terutama buat para ciwi ciwi. Konsumen jaman sekarang gampang penasaran, gampang bosan dan selalu pengen sesuatu yang fresh. Kalau kamu cuma manfaatin viralnya doang buat bisnis, dijamin gak bertahan lama deh. Memang betul, matcha punya peluang besar tetapi kuncinya tetap ada pada kejelian membaca tren dan kreativitas mengolah ide.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Inilah 5 Ide Bisnis Kuliner yang bisa kamu coba!<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhir-akhir ini matcha menjadi primadona di dunia kuliner. Dari latte, dessert sampai snack serba hijau buat orang orang pada rela antre panjang demi mencicipnya. Tapi yang perlu kalian pahami bahwa bisnis kuliner tuh dinamis banget, yang artinya tren bisa berubah hanya dalam hitungan bulan. Nah, Buat kamu yang lagi cari peluang usaha baru selain matcha, Inilah 5 ide bisnis kuliner yang bisa kamu bangun!<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>1. Katering Makanan Diet Ramah untuk Anak Gym<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, banyak gen Z sedang menerapkan healthy lifestyle. Sayangnya kebanyakan menu diet identik mahal dan disajikan hanya di resto premium.Maka dari itu, ini bisa menjadi peluang besar buat kamu merintis bisnis makanan diet ramah dan menargetkan para gen Z yang sedang menerapkan healthy Lifestyle. Berikan sentuhan berbeda, makanan diet identik dengan rasa yang hambar dan tidak gurih, maka buat bisnis katering makanan diet yang mempunyai rasa yang medok , gurih dan kaya rasa tetapi tetap rendah kalori. Jadi pelanggan gak cuma sehat tetapi juga happy setiap kali makan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangin kalau ada menu diet yang rasanya tetap nagih tapi buat tubuh tetap ideal pasti jadi incaran banyak orang.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>2. Tiramisu Cake<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu hidangan yang cukup banyak dijual di restoran mewah adalah tiramisu, yang mana makanan ini kebanyakan hadir dalam beberapa kue kecial satuan maupun kue berukuran besar dengan citra rasa yang manis dan lembut di mulut. Ini menjadi peluang besar bagi kamu yang ingin berbisnis dari rumah, karena bahan bahannya yang mudah didapat dan bisa menggunakan box yang aman membuat bisnis ini bisa melambung tinggi asal konsisten dalam rasa serta paham siapa target pasar kamu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan strategi yang tepat, bisnis tiramisu bisa dengan cepat mencapai omset jutaan karena rasanya universal dan selalu punya tempat di hati pecinta dessert.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>4. Nasi Cokot<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Simpel tapi ngenyangin di hari sibuknya dunia. Bener gak? Makanan ini baru baru ini viral banget karena praktis, simpel, enak sekaligus ngenyangin banget. Nasi cokot menjadi makanan yang banyak dijumpai keberadaanya dimana mana setiap pagi. Emangnya semua orang suka ya? Tentu dong, mengingat mobilitas sekolah maupun bekerja mayoritas semua dimulai di pagi hari. Karena harganya yang ramah dikantong dan tetap enak serta anti ribet terutama di kalangan Z, nasi cokot digemari anak anak sampai orang dewasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat kamu para gen Z yang lagi cari ide usaha, ini bisa jadi peluang bisnis besar. Kuncinya cuma satu : jangan malas bangun pagi! Karena momen terbaik jualan nasi cokot justru di jam jam sibuk orang berangkat sekolah atau kerja. Kalau konsisten, bukan nggak mungkin bisnis ini jadi sumber cuan harian yang stabil.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>5. Ayam Gunting<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah makan ayam gunting dari Merek S gak? Bisnis ini merupakan bisnis yang dulunya sempat viral tetapi sampai sekarang masih bertahan dan banyak banget peminatnya. Kok bisa? Simpelnya, Gen Z suka dengan sesuatu yang praktis, anti ribet dan gampang dimakan. Kalau ayam utuh butuh usaha ekstra buat disobek dan dimakan, ayam gunting beda ceritanya. Potongan ayamnya kecil kecil, tinggal ditusuk pakai stik dan langsung bisa dinikmati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain praktis, ayam gunting juga punya banyak pilihan rasa yang bikin nagih. Mulai dari balado pedas, keju lumer sampai taburan rumput laut yang gurih. Kombinasi rasa yang variatif ini membuat ayam gunting jadi salah satu jajanan paling digemari anak muda. Nggak heran kalau jajanan ini masih bertahan sampai sekarang, sebab praktis, murah dan enak serta ada inovasi rasa yang buat nggak bosan!<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>6. Dimsum Mentai<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perpaduan unik rasa yang gurih dengan saus mentai yang creamy, gurih dan sedikit pedas, Tampilannya yang menarik dengan topping saus mentai dan nori. Bisnis ini banyak dibangun oleh mahasiswa, terutama para gen Z sebab cara buatnya simpel dan bahan yang dibutuhkan juga mudah didapat. Kok bisa favorit gen Z? Dimsum mentai sangat cocok buat difoto sebelum makan. Packgaingnya pakai box cantik dan cara makannya simpel tanpa ribet. Harganya masih ramah di kantong tapi rasanya bikin ketagihan. Kalau kamu bangun bisnis ini, kamu bisa memulainya dari rumah bahkan dari kos juga. Istilah jaman sekarang lagi open PO Nih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Praktis, kekinian, enak dan jelas punya pasar yang luas!<\/span><\/p>\n<h2><b>Ingin Belajar Bikin Bisnis Kuliner? UC Makassar Jawabannya!<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di UC Makassar, ada Program Studi Manajemen yang terbagi menjadi empat jurusan, yaitu International Business Management, Digital Business Management, Culinary Business Management, dan Communication Business Management. Khusus buat kamu yang tertarik dengan dunia kuliner, <\/span><a href=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/spesialisasi\/culinary-business-management\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Culinary Business Management<\/span> <\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0menjadi jurusan yang paling pas! Di sini, kamu nggak hanya belajar soal teori tetapi juga langsung praktik barang dosen profesional yang berpengalaman di bidangnya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di jurusan ini, Kamu akan langsung praktik menjadi <\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/reel\/C0Q9Lpbp_pk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Owner Restauran<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu akan belajar bagaimana mengemban suatu usaha yang bukan hanya mengurus bagian produksi tetapi juga bagaimana melayani customer, menghitung harga pokok produksi dan melihat bagaimana peluang pasar serta cara mempromosikan produk kamu. Praktik ini merupakan bagian dari pembelajaran dan pengambilan nilai kamu selama berkuliah di Universitas Ciputra Makassar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gimana-Gimana? Tertarik ga nih buat belajar teori bisnis sekaligus langsung praktek?\u00a0 Yuk, Jangan cuma jadi penonton! Saatnya kamu wujudkan Masa depan gemilang mu bersama dengan dosen profesional. Yuk, <\/span><a href=\"https:\/\/ciputra.link\/freelancewriter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Daftar UC Makassar<\/span><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">dan jadilah bagian hebat dari generasi emas 2045!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lagi Tren Matcha? Coba 5 Ide Bisnis Kuliner Menarik Lainnya Ide bisnis FnB memang gak pernah ada matinya. Setiap tahun, bahkan setiap bulan,\u00a0 selalu muncul tren terbaru yang membuat orang penasaran untuk nyobain, bahkan sampai fomo kalau belum ngerasain. Kok bisa? Yap, Karena makanan menjadi kebutuhan sehari hari manusia. Maka dari itu dibutuhkannya banyak inovasi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":489,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=488"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/488\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":510,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/488\/revisions\/510"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-json\/wp\/v2\/media\/489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/man\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}