Makassar, 26 Januari 2025 – UC Makassar National Debate Competition 2025 sukses diselenggarakan pada 23-25 Januari 2025 di Universitas Ciputra Makassar, menghadirkan ratusan peserta dari berbagai sekolah di Indonesia. Seleksi awal diikuti oleh banyak sekolah dari luar Makassar, termasuk Gorontalo, Kendari, Denpasar, Bone, Luwu, dan Palu, hingga akhirnya terpilih 16 tim terbaik di masing-masing kategori: debat Bahasa Indonesia, debat Bahasa Inggris, serta kategori baru MC Competition. Kompetisi ini dibuka secara resmi oleh Chairman Universitas Ciputra Makassar, Tony Antonio, dan berlangsung penuh semangat dengan atmosfer kompetitif yang mendorong peserta untuk menampilkan kemampuan berpikir kritis, argumentasi, dan komunikasi yang kuat.
Pada akhir kompetisi, SMA Athirah Bone berhasil mempertahankan gelar juara di kategori debat Bahasa Indonesia, sementara SMA Negeri 1 Makassar keluar sebagai juara debat Bahasa Inggris. Di kategori baru MC Competition, SMA Negeri 9 Makassar tampil sebagai pemenang berkat kepiawaian mereka dalam membawakan acara. Keberhasilan ajang ini semakin mengukuhkan UC Makassar National Debate Competition sebagai salah satu kompetisi debat paling prestisius di Indonesia Timur. Universitas Ciputra Makassar terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui berbagai program unggulan. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan program lainnya dapat diakses melalui www.ciputramakassar.ac.id.
Menyelesaikan kuliah dengan IPK sempurna 4.00 tentu menjadi impian banyak mahasiswa. Namun, pencapaian tersebut terasa…
Metode SMART. - Pernahkah kamu merasa punya segudang rencana tapi satupun tidak ada yang jalan?…
Kesuksesan adalah. - Kalau ditanya tentang kesuksesan, apa sih jawaban kamu kira-kira? Semua orang tentu…
Pernah merasa kamu sudah mencatat banyak saat belajar, tapi ketika dibaca lagi kamu malah bingung…
Makassar, 12 Februari 2026– Upaya meningkatkan literasi keuangan generasi muda terus diperkuat. Kementerian Keuangan Republik…
Cara belajar efektif. - Belajar bukan hanya tentang menghabiskan waktu berjam-jam di depan buku. Namun…