Perbedaan Serif dan Sans Serif: Panduan Memilih Font yang Tepat

Kalau kamu suka sama desain dan menggambar dengan segala alat dan mempelajari segala macam pengetahuan nya kamu harus tahu dulu nih basic nya yaitu soal font yang mana font adalah representasi visual dari berbagai karakter teks yang biasa kamu ketik di berbagai microsoft office dan google workspace.
Dari semua pilihan font yang ada di semua aplikasi pilihan font yang kamu pakai dalam desain yang ingin kamu buat itu sudah menentukan bagaimana para audiens alias orang yang melihat desain kamu melihat bagaimana pesan kamu di desain kamu. Selain font kamu juga harus mengerti apa itu tipografi yang mana adalah suatu teknik atau seni yang dimana kamu harus mampu mengatur huruf agar komunikasi visual yang tidak hanya mudah dibaca tetapi memiliki emosi
Dengan adanya tipografi yang baik itu bukan hanya soal mempercantik tampilan dari dokumen atau desain kamu tapi juga soal memperlihatkan hirarki atau tingkatan informasi dan kenyamanan mata saat membaca atau simpelnya seberapa bisa dibaca informasi dalam desain kamu. Dalam berbagai pilihan font yang sangat banyak ada dua font yang memiliki kategori besar yang selalu bersaing yaitu serif dan sans serif
Mengenal Font Serif dan Sans Serif
Untuk font serif yang paling mencolok sebenarnya adalah kaki atau adanya garis kecil kecil yang ada di ujung batang utama huruf. Garis garis kecil ini lah yang disebut dengan serif. Dimana secara psikologi jenis font seperti ini itu sering di kasikan dengan tradisi, adanya kepercayaan serta otoritas. Makanya semua buku cetak, koran atau dokumen hukum selalu dan sering kali menggunakan font seperti times new roman atau garamond karena sifat font serif itu membantu mata mengikuti alur baris teks pada media cetak
Kalau di font sans serif itu berasal dari bahasa prancis sans yang berarti tanpa dimana semua huruf di font ini tidak memiliki garis garis kecil di ujung hurufnya seperti saudaranya yaitu serif. Yang terlihat dari hurufnya itu kelihatan lebih bersih, lurus dan punye ketebalan yang konsisten dan rapi. Font yang ini itu lebih populer di antara dunia digital karena terlihat tajam dan lebih kelihatan mudah dibaca di layar ponsel dan monitor komputer dan laptop. Kesannya itu terlihat lebih modern, ramah dan efisien
Perbedaan Serif dan Sans Serif: Mana yang Harus Kamu Pilih?
Kamu harus mampu paham soal perbedaan serif dan sans serif yang dimana mampu menyesuaikan nada suara dari desain kamu. Kalau misal kamu mau membuat citra perusahaan itu kelihatan mapan dan mewah, Font serif adalah pilihan yang cocok untuk kamu.
Tapi nih kalau kamu mau hal yang lebih kekinian, zaman now atau bergerak di bidang teknologi Sans serif selalu menjadi andalan kamu. Walaupun tak jarang ketika ada kombinasi kedua font ini dalam satu desain mampu menciptakan kontras visual yang sangat menarik
Kembangkan Kepekaan Visual di VCD UC Makassar
Memilih font bukanlah sekadar urusan selera, melainkan tentang strategi komunikasi. Seorang desainer hebat tahu kapan harus menggunakan garis “kaki” yang elegan dan kapan harus memangkasnya demi tampilan yang minimalis. Jika kamu punya ketertarikan pada detail-detail visual seperti ini, dunia desain komunikasi visual adalah tempat yang tepat untukmu.
Di program Visual Communication Design kamu akan diajak melampaui teknis memilih font. Kamu akan belajar bagaimana sebuah bentuk huruf bisa mempengaruhi perilaku manusia dan bagaimana menciptakan identitas visual yang ikonik bagi sebuah brand. Dengan fasilitas modern dan bimbingan mentor profesional, kamu akan disiapkan menjadi komunikator visual yang tangguh di industri kreatif.
Jangan biarkan karyamu terasa hambar karena pilihan font yang asal.
Mari bertransformasi menjadi desainer yang mampu “berbicara” lewat tipografi yang cerdas. Langkah suksesmu untuk mewarnai industri kreatif dimulai dari pemahaman mendalam tentang setiap elemen visual yang kamu buat
Join UC Makassar Untuk membantu kamu mengembangkan kepekaan kamu terhadap desain
