{"id":384,"date":"2025-10-13T02:58:54","date_gmt":"2025-10-13T02:58:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/?p=384"},"modified":"2025-10-30T05:59:02","modified_gmt":"2025-10-30T05:59:02","slug":"yuk-belajar-fotografi-tutorial-buat-kamu-yang-mulai-dari-nol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/2025\/10\/13\/yuk-belajar-fotografi-tutorial-buat-kamu-yang-mulai-dari-nol\/","title":{"rendered":"Yuk Belajar Fotografi : Tutorial Buat Kamu yang Mulai dari Nol"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: center;\"><strong>Yuk Belajar Fotografi : Tutorial Buat Kamu yang Mulai dari Nol<\/strong><\/h1>\n<h2>\u00a0<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-386 size-full\" src=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-1-e1761803937471.png\" alt=\"belajar fotografi\" width=\"336\" height=\"336\" srcset=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-1-e1761803937471.png 336w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-1-e1761803937471-300x300.png 300w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-1-e1761803937471-150x150.png 150w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-1-e1761803937471-200x200.png 200w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-1-e1761803937471-100x100.png 100w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-1-e1761803937471-75x75.png 75w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-1-e1761803937471-50x50.png 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 336px) 100vw, 336px\" \/><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fotografi bukan hanya menangkap gambar dengan menekan tombol &#8220;cekrek&#8221;. Lebih dari itu, fotografi adalah sebuah seni yang memberikan sudut pandang yang berbeda pada dunia. Bahkan di zaman sekarang, fotografi sudah menjadi bidang tersendiri, terutama di bidang <\/span><a href=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/2025\/05\/22\/kenali-jurusan-dkv\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Desain Komunikasi Visual (DKV)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, banyak orang, bahkan mungkin kamu, bingung dari mana harus memulai, bukan? Nah, berikut adalah langkah-langkah dasar yang akan membantu kamu belajar fotografi, terutama bagi pemula yang ingin meningkatkan kemampuan visualnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Panduan Fotografi Untuk Pemula<\/b><\/h2>\n<h3><b>1. Pilih Kamera yang Sesuai Kebutuhan Kamu<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama yang mutlak buat kamu lakukan tentu saja memilih kamera, sebagai \u2018senjata\u2019 utama dalam dunia fotografi. Terdapat beberapa jenis kamera, seperti DSLR, mirrorless, kamera saku, bahkan kamera smartphone. Kamu bisa memilih jenis kamera yang sesuai dengan kebutuhan kamu, tetapi dapat pula mengoptimalkan terlebih dahulu kamera apapun yang kamu miliki saat ini. Namun, jika serius ingin menjadi seorang fotografer profesional, kamu dapat menginvestasikan biaya yang lebih besar untuk memiliki kamera DSLR dan mirrorless untuk hasil jepretan yang lebih baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Belajar Mengoperasikan Kamera<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah berikutnya adalah belajar mengoperasikan kamera. Tentu saja setiap jenis kamera memiliki tombol maupun fitur yang berbeda-beda. Akan tetapi, pada dasarnya terdapat 3 fitur dasar yang pasti dimiliki oleh hampir semua jenis kamera, yakni shutter speed, aperture, dan ISO. Shutter speed adalah lamanya waktu sensor kamera terbuka dan terpapar cahaya untuk membuat sebuah foto, yang menentukan seberapa banyak cahaya masuk dan bagaimana gerakan objek terlihat. Aperture adalah lubang pada lensa yang mengatur jumlah cahaya yang masuk ke sensor. Sementara ISO mengukur sensitivitas sensor terhadap cahaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Pelajari Komposisi Foto<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komposisi foto menjadi kunci menciptakan foto yang menarik. Salah satunya adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rule of thirds<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yakni membagi bidang foto ke dalam 3 bagian horizontal dan vertikal. Kamu dapat menempatkan objek utama di titik-titik potong agar hasilnya lebih seimbang. Selain itu, kamu perlu memperhatikan ruang negatif, ukuran, skala, proporsi objek, warna, hinga kontras yang memandu mata penikmat gambar ke objek utama nantinya. Hindarilah menjepret objek-objek yang dapat mengganggu fokus dari objek utama yang disorot.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Memilih Objek dengan Angle yang Tepat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Objek foto menjadi tujuan utama yang ingin dicapai dalam fotografi. Carilah objek yang tidak hanya menarik, tetapi diambil dari sudut (angle) yang tepat. Meskipun sering dianggap sepele, namun pengambilan angle dapat mengubah persepsi sebuah foto 180 derajat. Soalnya, angle bisa berdampak besar terhadap tampilan dan kesan visual. Beberapa jenis angle yang dapat diterapkan bagi pemula adalah eye-level, low angle, high angle, bird\u2019s eye view, hingga worm\u2019s eye view.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-385 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-2-300x200.png\" alt=\"belajar fotografi\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-2-300x200.png 300w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-2-400x267.png 400w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-2-200x134.png 200w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-2-150x100.png 150w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-2-100x67.png 100w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-2-75x50.png 75w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-2-50x33.png 50w, https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/belajar-fotografi-2.png 512w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<h3><b>5. Pelajari Pencahayaan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Efek glowing dan faktor pencahayaan adalah dua hal yang berbeda. Foto yang glowing menjadi hal percuma jika pencahayaan dalam kondisi yang buruk, sehingga hasilnya akan terlihat suram. Pahami cara mengatur pencahayaan, baik pencahayaan alami maupun buatan, sesuai dengan objeknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Pelajari Teknik Fotografi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kalau hal-hal mendasar di atas sudah cukup kamu kuasai, sebaiknya pelajari teknik-teknik fotografi. Sebagai contoh, mengatur shooting mode, penggunaan depth of field, penggunaan shutter speed, penggunaan tripod, hingga teknik panning untuk mengambil objek gambar yang bergerak dengan kecepatan tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Pelajari Teknik Fotografi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana peribahasa \u201cala bisa karena biasa,\u201d maka untuk menjadi semakin mahir dalam belajar fotografi, jangan lupa untuk melatihnya terus-menerus. Pelajari teknik-teknik lainnya dari berbagai sumber, termasuk buku dan internet. Bila perlu, bergabunglah ke dalam komunitas untuk menyerap ilmu dari orang-orang yang lebih ahli.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Belajar Fotografi di Bangku Perkuliahan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahukah kamu, saking pentingnya ilmu fotografi di masa sekarang, beberapa universitas telah menyediakan fotografi sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran mereka melalui <\/span><a href=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/2025\/06\/30\/jadi-pertanyaan-banyak-orang-apa-saja-yang-dipelajari-di-jurusan-dkv\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">mata kuliah Desain Komunikasi Visual (DKV)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Di antaranya adalah <\/span><a href=\"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">UC Makassar<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, tempat terbaik untuk mengasah kemampuan visual dan kreativitas kamu menuju dunia profesional. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain bimbingan langsung dari para pengajar yang ahli di bidangnya, UC Makassar juga secara khusus menyediakan studio foto sebagai tempat praktik langsung untuk mempelajari fotografi. Sangat supportif bukan? Jadi tunggu apa lagi, yuk join bersama UC Makassar dengan mengklik tautan di <\/span><a href=\"https:\/\/ciputra.link\/freelancewriter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0 <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk Belajar Fotografi : Tutorial Buat Kamu yang Mulai dari Nol \u00a0 Fotografi bukan hanya menangkap gambar dengan menekan tombol &#8220;cekrek&#8221;. Lebih dari itu, fotografi adalah sebuah seni yang memberikan sudut pandang yang berbeda pada dunia. Bahkan di zaman sekarang, fotografi sudah menjadi bidang tersendiri, terutama di bidang Desain Komunikasi Visual (DKV). Namun, banyak orang,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":386,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-384","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/384","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=384"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/384\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":422,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/384\/revisions\/422"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/media\/386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=384"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=384"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputramakassar.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=384"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}