Peningkatan Efisiensi Administrasi Keuangan melalui Implementasi Sistem Pencatatan Digital pada Babi Pasar Sawah

Makassar, 31 Mei 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang terdiri atas Virginia Aracely Yosalim, Jesslyn Gabrina Go, dan Jessica Hamdrik dari Program Studi Manajemen Ciputra School of Business Makassar melaksanakan program “Implementasi Sistem Pencatatan Digital untuk Meningkatkan Efisiensi Administrasi Keuangan pada Babi Pasar Sawah yang berlokasi di Desa Lajangiru, Kecamatan Ujungpandang, Kota Makassar”. Kegiatan ini bertujuan membantu mitra mengatasi permasalahan pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual melalui penerapan sistem pencatatan digital sederhana, pelatihan, dan pendampingan pengelolaan keuangan usaha.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kemampuan pelaku usaha dalam mengelola administrasi keuangan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberlangsungan usaha. Namun, berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh tim, Babi Pasar Sawah masih melakukan pencatatan transaksi secara manual dan belum memiliki sistem administrasi keuangan yang terstruktur. Kondisi tersebut menyebabkan kesulitan dalam memantau pemasukan dan pengeluaran, menghitung keuntungan usaha, serta melakukan evaluasi keuangan secara berkala.
Permasalahan administrasi keuangan yang tidak tertata dengan baik dapat berdampak pada pengambilan keputusan usaha. Data keuangan yang tidak terdokumentasi secara sistematis
berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, kehilangan informasi transaksi, serta menghambat proses perencanaan dan pengembangan usaha. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang sederhana namun efektif agar mitra dapat mengelola keuangan usaha secara lebih terorganisir.
Sebagai bentuk solusi, tim pengabdian merancang dan memperkenalkan sistem pencatatan keuangan digital yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional mitra. Sistem tersebut memungkinkan mitra untuk mencatat transaksi pemasukan dan pengeluaran secara lebih rapi, mudah diakses, dan terdokumentasi dengan baik. Selain itu, tim juga memberikan edukasi mengenai pentingnya administrasi keuangan, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta pemanfaatan data keuangan dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung penggunaan sistem pencatatan digital. Mitra mempraktikkan cara mencatat transaksi pemasukan dan pengeluaran, mengelola data keuangan, serta melihat hasil rekapitulasi laporan keuangan sederhana yang dihasilkan oleh sistem. Melalui praktik langsung tersebut, mitra dapat memahami penggunaan sistem secara lebih mudah dan aplikatif. Tim pengabdian juga memberikan pendampingan selama proses praktik untuk memastikan setiap tahapan dapat dipahami dan diterapkan dengan baik.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang terstruktur dan mulai mampu menggunakan sistem pencatatan digital dalam mendokumentasikan transaksi usaha. Dengan adanya sistem tersebut, proses administrasi keuangan menjadi lebih rapi, efisien, dan mudah dipantau. Penerapan sistem digital ini juga membantu mitra dalam memperoleh informasi keuangan yang lebih akurat sehingga dapat mendukung pengelolaan usaha secara lebih profesional.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membantu pelaku UMKM menghadapi tantangan pengelolaan usaha di era digital. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mitra untuk terus mengembangkan sistem administrasi keuangan yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing usaha di masa mendatang.
