Implementasi Mata Kuliah Tax: Mahasiswa UC Makassar Dampingi UMKM Kopi Kilat Kelola Pajak Digital

Mahasiswa Program Studi S1 Universitas Ciputra Makassar melaksanakan kegiatan pendampingan pengelolaan pajak kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa mata kuliah Tax yang tergabung dalam satu kelompok, yaitu Steven Yoel Purnama, Sanny Suliantoro, Gabriel Goardy, Alexander Tyrone Liong, Edward Wijaya, dan Novicha Djiemesha. Pendampingan ditujukan kepada UMKM Kopi Kilat dan dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2025.

Kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk membantu pelaku UMKM memahami kewajiban perpajakan secara lebih praktis dan aplikatif. Selama ini, pengelolaan pajak masih menjadi tantangan bagi banyak UMKM karena keterbatasan pemahaman terkait perhitungan dan pelaporan pajak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Ciputra Makassar berupaya memberikan edukasi sekaligus pendampingan langsung agar pelaku usaha lebih percaya diri dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan simulasi perhitungan pajak berdasarkan omzet usaha yang dimiliki oleh UMKM Kopi Kilat. Selain itu, mahasiswa juga mendampingi pelaku usaha dalam melakukan simulasi pelaporan pajak menggunakan sistem Coretax sebagai sistem administrasi perpajakan digital. Proses pendampingan dilakukan secara bertahap mulai dari pencatatan omzet, penghitungan pajak terutang, hingga pengisian dan pelaporan pajak melalui sistem tersebut agar mudah dipahami.

Kegiatan ini berlangsung di lokasi usaha UMKM Kopi Kilat dengan suasana yang interaktif dan komunikatif. Mahasiswa secara aktif membuka ruang diskusi agar pelaku usaha dapat menyampaikan kendala yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan pajak. Pendekatan ini membuat proses pendampingan berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan UMKM.

Pemilik UMKM Kopi Kilat memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan pendampingan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa selama ini pajak sering dianggap sebagai hal yang rumit dan membingungkan. “Saya sebenarnya tahu pajak itu kewajiban, tapi sering bingung cara menghitung dan melaporkannya. Setelah dijelaskan secara langsung dan disimulasikan lewat Coretax, saya jadi lebih paham alurnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendampingan ini memberikan gambaran nyata mengenai pengelolaan pajak usaha. “Dengan adanya simulasi langsung seperti ini, saya jadi lebih percaya diri untuk mengurus pajak usaha sendiri ke depannya, tidak lagi merasa takut atau ragu,” tambahnya.

Melalui kegiatan pendampingan ini, mahasiswa Universitas Ciputra Makassar tidak hanya memenuhi tugas mata kuliah Tax, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan literasi perpajakan UMKM. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu UMKM Kopi Kilat dalam mengelola pajak secara lebih tertib serta mendukung penerapan sistem perpajakan digital yang semakin berkembang di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed