Bikin Aplikasi Nggak Sesulit itu Kok, Yuk Cara Membuat Aplikasi
Banyak orang pasti mikirnya bikin aplikasi itu ribet, harus ngoding panjang dan ribet, dan cuman bisa dilakuin sama anak IT. Padahal, proses pembuatan aplikasi sebenarnya punya alur yang jelas dan bisa dipelajarin sama siapa aja kok, asal paham langkah-langkah nya dan punya niat yang kuat. Lewat artikel ini, kamu bakal diajak ngintip gimana sih alur secara garis besar pembuatan aplikasi dari awal, tentunya dengan penjelasan yang simple dan mudah dipahami. Jadi, yuk disimak sampai akhir, siapa tau kamu jadi tertarik dan ingin terjun lebih lanjut ke dunia pembuatan aplikasi dan IT ini!
Kenalan dulu sama Aplikasi dan Jenis-Jenisnya
Sebelum ngomongin cara bikinnya, kita kenalan dulu yuk apa sih aplikasi itu dan apa saja jenisnya. Simpelnya, aplikasi adalah suatu program atau software yang dibuat untuk membantu manusia dalam melakukan sesuatu, contohnya kayak chatting, belanja online, belajar, sampai pesan makanan.
Jenisnya pun ada beragam. Ada yang namanya aplikasi mobile yang biasa dipakai di HP (Android dan iOS), aplikasi desktop yang berjalan di laptop atau komputer, serta aplikasi berbasis web yang bisa langsung diakses lewat browser tanpa perlu di-install. Meski bentuk dan device yang digunakan berbeda-beda, tujuan utamanya tetap sama, yaitu untuk mempermudah aktivitas manusia lewat pemanfaatan teknologi.
Garis Besar Pembuatan Aplikasi yang Perlu Kamu Tahu!
Pembuatan aplikasi juga tentunya memiliki alurnya tersendiri yang jelas dan runtut. Berikut adalah beberapa tahapan yang biasa dilalui biar aplikasinya benar-benar siap dipakai:
1. Penentuan Ide dan Tujuan
Diawali dengan ide awal, aplikasinya dibuat untuk apa, digunakan oleh siapa saja, dan masalah apa yang ingin diselesaikan. Tahap ini sangat penting agar aplikasi punya arah yang jelas.
2. Perancangan Fitur
Setelah idenya sudah jelas, tim developer mulai menentukan dan menyusun fitur apa saja yang akan ada di dalam aplikasi sesuai dengan ide dan tujuan awalnya.
3. Pembuatan Desain Tampilan
Selanjutnya, tim desain akan membuat tampilan aplikasi yang tidak hanya bagus secara estetika, tapi juga bisa memberikan pengalaman nyaman bagi pengguna saat menggunakan aplikasi ini.
4. Proses Pengembangan (Coding)
Berdasarkan desain tampilan dan fitur yang sudah siap sebelumnya, tim developer akan mulai membangun aplikasi menggunakan bahasa pemrograman, mulai dari bagian tampilan (front–end) dan juga sistem di balik layar yang mengatur data dan proses lainnya (back–end).
5. Pengujian Aplikasi
Sebelum aplikasi dirilis, aplikasi yang sudah jadi harus dites dulu. Apakah ada tombol yang tidak berfungsi? Apakah seluruh fitur berjalan lancar? Jadi semuanya harus dicek agar pengguna bisa memakai aplikasi nya tanpa ada error.
6. Perilisan dan Maintenance
Setelah siap, aplikasi akan dipublikasikan dan siap digunakan banyak orang. Selain itu, akan ada tim developer yang bertugas dalam pemeliharaan jangka panjang aplikasinya, seperti melakukan pembaharuan, perbaikan, atau perbaikan lebih lanjut.
Yuk Bikin Aplikasimu Sendiri di Informatika UC Makassar!
Gimana nih habis baca penjelasannya tadi? Kalau kamu masih penasaran dan berminat bikin aplikasi sendiri, jurusan Informatika bisa jadi jurusan yang tepat buat kamu lho! Di Informatika UC Makassar, kamu nggak cuma belajar coding, tapi di sini juga bakal diajarin cara berpikir logis, mecahin masalah, merancang sistem, sampai bisa membangun aplikasi yang benar-benar bisa dipakai orang banyak.
Nggak cuma teori tentunya, juga disertai banyak praktik langsung biar skill kamu bisa berkembang lebih pesat lagi nantinya. Jurusan ini pas banget deh buat kamu yang suka teknologi, senang mencari solusi, atau bahkan punya banyak ide ingin bikin aplikasi sendiri. Nggak harus jago dari awal kok, yang penting punya kemauan belajar dan rasa ingin tahu yang besar. Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai perjalananmu di Informatika UC Makassar, daftar sekarang!
