Sering Disamakan? Yuk Kenali 3 Perbedaan Front End dan Back End!

Dua pekerjaan yang sering disamakan padahal mempunyai keahlian dan peran yang berbeda beda. Kamu pernah ga dengar website atau aplikasi tuh dibuat sama orang yang sama? Sayangnya, Pembuatan suatu website atau aplikasi dibuat oleh dua peran yang berbeda. Semua mempunyai fokus kerja, keahlian dan tanggung jawab yang berbeda. Frond End tuh ibaratnya yang bekerja di depan layar, yang bertugas bagaimana membuat tampilan yang dilihat dan digunakan oleh pengguna agar pengguna tuh bukan cuma menikmati tampilan layar tetapi juga bisa nyaman dan praktis dalam menggunakannya. Sedangkan backend tuh ibaratnya yang berada di belakang layar, bertugas bagaimana mengatur sistem di balik layar agar semua fitur bisa berjalan dengan baik.
Bicara soal restoran, Frond End tuh ibaratnya ruang makan yang rapi, nyaman dan menarik di mata pengunjung. Sedangkan Back End tuh dapur yang mengolah semua pesanan agar sampai dengan tepat dan sempurna di meja.
Nah, biar kamu makin paham, mari kita bahas tiga perbedaan utama antara Front End dan Back End dalam pengembangan website maupun aplikasi.
Tapi, Front End dan Back End itu Apa sih?
Front end dan Back end merupakan dua komponen penting dalam pembuatan sebuah website atau aplikasi. Keduanya bekerjasama untuk menciptakan website atau aplikasi yang bisa dijalankan pengguna tanpa adanya hambatan.
Front end sendiri mengacu pada antarmuka pengguna grafis yang mana berinteraksi langsung dengan user atau pengguna seperti tombol, menu navigasi, gambar dan elemen desain. Front end menggunakan tiga bahasa pemrograman web yang mempengaruhi cara pengguna berinteraksi yaitu HyperText Markup Language (HTTP), Cascading Style Sheets (CSS), dan Javascript. Menurut Careerfoundry, Front End developer merupakan pekerjaan yang bertanggung jawab dalam memperhatikan kegunaan aplikasi atau website dengan cara mengubah desain menjadi situs web atau aplikasi interaktif yang lebih hidup. Simpelnya, Front end bertugas dalam menghubungkan suatu situs web atau aplikasi dengan para penggunanya.
Back end sendiri mengacu pada situs web yang tidak dilihat oleh pelanggan dimana lebih banyak bertanggungjawab dalam mengolah data data di balik layar, menyimpan data,mengatur data dan menjaga data klien agar tidak bermasalah. Backend menggabungkan teknik konkurensi dan paralelisme misalnya membagikan permintaan di banyak server, caching dan duplikasi data. Backend berinteraksi dengan frontend, mengirim serta menerima data untuk ditampilkan sebagai halaman website.
Kenali 3 Perbedaan Utama Front end dan Back end!
Perbedaan Front End dan Back End dapat kita lihat dari peran masing masing dan bagaimana output yang mereka hasilkan serta kemampuan yang dibutuhkan. Berikut penjelasan lebih dalam mengenai perbedaan utama Front end dan Back end.
1. Cara Kerja
Pada cara kerja, Front end dan Back end mempunyai cara kerja yang berbeda sesuai peran masing masing. Front end bekerja dengan cara memastikan kenyamanan pengguna ketika menggunakan tampilan aplikasi, tampilan aplikasi maksudnya seperti teks, gambar, tombol , grafik dan formulir serta ukuran tampilan aplikasi atau website yang harus menyesuaikan dengan perangkat telekomunikasi yang digunakan pengguna.
Sedangkan Back end bekerja dengan cara memastikan data pengguna tersimpan dengan baik, mengatur data serta memastikan dari sisi pengguna aplikasi berfungsi dengan baik. Back end juga bekerja dengan cara memenuhi permintaan dari front end pada suatu aplikasi seperti keamanan data dan server. Pada akhirnya, back end dan Front end akan bekerja bersama untuk mengembangkan aplikasi yang bisa digunakan oleh pengguna.
2. Skill atau Keterampilan
Selain cara kerja, terdapat perbedaan dalam skill atau keterampilan yang dibutuhkan oleh kedua peran masing masing. Sesuai peran front end, diperlukan skill atau keterampilan dalam menguasai beberapa bahasa pemrograman antarmuka seperti HTML untuk struktur halaman, CSS untuk tampilan desain, JavaScript untuk interaktivitas halaman dan keterampilan desain UI/UX dan framework untuk antarmuka serta SEO (Search Engine Optimization).
Sedangkan back end membutuhkan skill atau keterampilan khusus dalam membuat algoritma, mengelola dan mengolah database, mengintegrasikan komponen aplikasi, kemampuan mengembangkan dan merancang API serta penggunaan Version Control System seperti Git. Back end harus menguasai beberapa bahasa pemrograman berbasis server seperti Python, Node.js, PHP: HyperText Preprocessor, Java dan Ruby.
3. Waktu Kerja
Selain skill yang dibutuhkan, terdapat perbedaan waktu kerja dari kedua peran tersebut. Meski seringnya kedua peran tersebut berada pada satu perusahaan, namun pekerjaan keduanya tidak bisa dilakukan berbarengan. Secara praktik di dunia pengembangan software, urutan pengerjaan frontend dan backend biasanya tergantung pada metode kerja dan kebutuhan proyeknya, tapi umumnya Front end bekerja terlebih dahulu. Hal ini untuk menyesuaikan tujuan website atau aplikasi agar sesuai dengan pengalaman pengguna. Front end harus mengetahui kebutuhan dari sisi klien mulai dari tampilan desain sampai interaktivitas pada website atau aplikasi.
Sedangkan back end bekerja setelah front end menyelesaikan tugasnya, back end akan menentukan perintah apa yang akan dijalankan aplikasi atau website dengan bahasa pemrograman server-side.
UC Makassar Jawabannya!
Simpelnya, Front end bertanggung jawab dalam tampilan layar Sedangkan Back end bertanggung jawab dalam mengolah dan menyimpan data pengguna. Baik Front end maupun Back end, keduanya saling melengkapi untuk menciptakan aplikasi dan software yang bisa digunakan pengguna. Tentunya, kamu bisa mempelajari keduanya sekaligus lewat jurusan informatika UC Makassar. Di UC Makassar, ada Program Studi Informatika yang terbagi menjadi dua jurusan, yaitu Full Stack Developer dan Artificial Intelligence. Khusus buat kamu yang tertarik dengan dunia Pembuatan website atau aplikasi, Full Stack Developer menjadi jurusan yang paling pas! Di sini, kamu nggak hanya belajar soal teori tetapi juga langsung praktik barang dosen profesional yang berpengalaman di bidangnya!
Di jurusan ini, kamu bakal punya kesempatan untuk bekerjasama dengan perusahaan teknologi terbesar yang pastinya tiap hari kamu pakai. Yap, Namanya Google. Kamu akan berkesempatan mempraktikkan ilmu yang sudah diajarkan di kelas dengan bekerja sama membuat acara Google DevFest yang mana menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menampilkan proyek kreatif atau showcase karya mahasiswa informatika.
Gimana-Gimana? Tertarik ga nih buat belajar bareng perusahaan besar di dunia? Yuk, Jangan cuma jadi penonton! Saatnya kamu wujudkan Masa depan gemilang mu bersama dengan dosen profesional. Yuk, Daftar UC Makassar dan jadilah bagian hebat dari generasi emas 2045!
