Pengen punya gelar sarjana desain? Yuk, Kupas tuntas dunia desain : Dari ide sampai launching!

Punya gelar sarjana desain selalu dipertanyakan banyak orang, bahkan orangtua sendiri pun masih banyak yang meragukan anak mereka yang mengambil jurusan desain. Pertanyaan klasik pasti muncul : “Emang bisa hidup dari desain? Emang ada kerjanya? Mending jadi PNS deh”. Kamu sering kan dituntut jadi PNS bahkan dibanding bandingkan dengan anak tetangga yang udah sukses jadi PNS. Padahal passion kamu bekerja di bidang kreatif, bukan?
Tahun 2025 menjadi tahun dengan profesi desain grafis yang terus berkembang pesat seiring dengan perubahan teknologi dan kebutuhan pasar yang terus meningkat. Setiap brand berlomba lomba menciptakan gaya visual yang segar dan memikat perhatian audiens. Tentu hal ini membuat semakin banyak perusahaan membutuhkan desainer grafis yang memahami kebutuhan pasar dan bisa memanfaatkan tren desain grafis yang sesuai kebutuhan zaman sebagai peluang menciptakan karya yang unik dan berdaya saing.
Suatu brand menyampaikan citra mereka ke audiens bukan hanya dari segi komunikasi verbal tetapi juga dari segi komunikasi visual. Komunikasi visual bisa kamu dapatkan dari warna, icon, logo yang brand gunakan. Maka dari itu, kalau kamu pengen brand kamu dikenal luas dan punya awareness yang kuat, inilah saatnya dalami ilmu Desain. Mulai dengan masuk jurusan desain dan pelajari strategi dari para ahlinya!
Emangnya Jurusan Desain Grafis itu Apa sih?
Jurusan Desain Grafis merupakan jurusan yang mempelajari bagaimana menyampaikan pesan visual berbentuk teks dan gambar yang ditujukan untuk menyampaikan komunikasi visual yang efektif dan efisien dipahami oleh audiens. Jurusan ini mempelajari mengenai konsep, bentuk dan komposisi suatu karya komunikasi visual yang dihasilkan berupa gambar, garis maupun elemen grafis lainnya. Jadi bukan hanya berkutat di poster, website, iklan, aplikasi mobile tetapi juga untuk berbagai macam media.
Masuk jurusan desain grafis, hampir sama waktu perkuliahannya dengan jurusan pada umumnya. Untuk jenjang S1, desain grafis akan menghabiskan waktu 4 tahun untuk 8 semester. Dalam waktu 4 tahun ini, kamu akan belajar bagaimana menggunakan langsung software desain dengan banyaknya praktek langsung dan bukan lagi teori yang memenuhi pembelajaran setiap harinya.
Penasaran ga sih Jurusan Desain Grafis belajar apa saja?
Dalam jurusan desain grafis, kamu bukan hanya belajar bagaimana menciptakan gambar yang menarik tetapi juga akan mempelajari bagaimana komunikasi visual melalui video. Berikut penjelasan lebih mendalam mengenai apa saja yang dipelajari jurusan desain grafis.
1. Mata Kuliah Ilustrasi Manual & Digital
Mata Kuliah Ilustrasi Manual & Digital merupakan mata kuliah yang mempelajari bagaimana teknik menggambar dengan menggunakan media fisik ( manual) seperti pensil dan media digital ( perangkat lunak dan perangkat keras ). Jadi kalau kamu terbiasa menggunakan teknik menggambar media digital, di mata kuliah ini kamu harus bisa menggunakan dua media tersebut baik fisik maupun digital. Dalam mata kuliah ini juga kamu akan mempelajari mulai dari perancangan sederhana hingga kompleks dengan menggunakan tema ilustrasi apa saja yang ditemui dalam kehidupan sehari hari. Dari namanya saja ilustrasi yang menandakan kamu harus mampu menghiasi cerita, tulisan, pesan agar lebih mudah divisualisasikan dan dicerna.
2. Mata Kuliah Digital Media
Mata kuliah Digital media merupakan mata kuliah yang mempelajari bagaimana pemanfaatan teknologi digital dalam menghasilkan konten visual dan interaksi media yang memiliki komposisi sempurna. Mata kuliah ini bukan hanya mempelajari desain tetapi bagaimana kamu bisa menghasilkan foto, animasi dan video yang menarik. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan bisa untuk menyampaikan pesan yang ingin disampaikan dari suatu brand ke audiens dari brand tersebut. Jadi bukan hanya menciptakan konten visual yang memukau tetapi bagaimana juga bisa memberikan naratif visual dalam era yang terus berkembang.
3. Mata Kuliah Desain Produk
Dalam jurusan desain grafis, kamu tentu tidak terlepas dari mempelajari bagaimana suatu brand menyampaikan citra mereka dan bagaimana suatu brand ingin dinilai oleh audiens mereka. Salah satu caranya adalah dengan membuat desain produk yang menarik. Untuk membuat desain produk yang menarik kamu perlu untuk mempelajari teori warna, tipografi dan komposisi yang bisa menyampaikan pesan dengan efektif.
4. Mata Kuliah Tipografi
Dalam mata kuliah tipografi, kamu tidak berarti belajar bagaimana menulis indah, melainkan kamu akan mempelajari seni dan teknik memilih serta mengatur huruf dan teks dalam suatu desain baik itu desain cetak maupun digital. Jadi teknik tipografi tidak hanya memperhatikan penampilan dan kesan visual tetapi bagaimana aspek daya tarik dan mampu membuat pembaca menangkap dengan tepat pesan yang ingin disampaikan.
5. Mata Kuliah Rupa dasar 3D
Dalam mata kuliah Rupa Dasar 3D, kamu akan mempelajari bagaimana teknik pembuatan unsur rupa dasar 3 dimensi mulai dari unsur konsep, rupa hingga pertalian. Unsur rupa dasar seperti titik, garis, bidang dan volume serta prinsip prinsip desain seperti kesatuan, irama, keseimbangan dan proporsi dalam konteks tiga dimensi.
Kalau udah lulus, punya gelar apa ya?
Kalau kamu lulus dari jurusan desain grafis, kamu akan mendapatkan gelar S1 Desain grafis dengan nama S.Ds (Sarjana Desain). Tetapi terkadang juga di beberapa kampus, kamu akan mendapatkan gelar S.Sn sebab berada di bawah Fakultas Seni dan desain. Mempunyai gelar sarjana desain membuat branding profesional kamu semakin terpercaya dan menjadi nilai tambah untuk bisa meningkatkan branding profesional kamu. Dengan gelar sarjana desain, kamu akan terlihat lebih kredibel dan semakin diakui di perusahaan besar.
PNS doang yang berhasil? Padahal Prospek kerjanya lebih luas lho!
Buat kamu yang masuk jurusan desain grafis, kamu akan mempunyai peluang kerja yang sangat luas dan terjamin. Mulai dari menjadi Graphic Designer, UI/UX designer, Illustrator, Art Director hingga Motion Designer. Rata rata gaji untuk seorang fresh graduate jurusan desain grafis berada pada kisaran Rp4.000.000 – Rp8.000.000. Jika kamu punya portofolio yang kuat dengan menguasai banyak software desain tentu gaji kamu akan lebih tinggi dan akan semakin meningkat. Jadi kisaran gaji ini bergantung pada perusahaan dan seberapa besar value yang bisa kamu berikan ke perusahaan. Tidak hanya menjadi peluang kerja, menguasai desainer grafis juga menjadi wadah kamu dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat, contohnya dengan membantu UMKM dalam foto produk dan desain postingan di media sosial.
UC Makassar Jawabannya!
Eitss, kamu pikir hanya 5 materi diatas yang akan kamu pelajari? Gak dong, akan ada banyak materi jurusan Desain Grafis yang akan kamu pelajari dan bisa buat Lo makin jago soal desain. Ibarat kata nih, kalau ga bertanya ya sesat di jalan. Nah biar kamu gak salah langkah,kamu perlu tau nih kalau di universitas ciputra makassar terdapat tiga spesialisasi pada jurusan Desain Komunikasi Visual yaitu Graphic Design, Digital Illustration dan Digital Media Design. Jurusan Graphic Design merupakan program studi yang mempelajari seni dan praktik serta merancang ide melalui elemen visual dan tekstual untuk menyampaikan pesan secara efektif. Dibimbing oleh dosen yang ahli dan berpengalaman melalui teori dan praktek membuat kamu bisa fokus dan mendalami bidang yang paling kamu suka sambil tetap mengembangkan skill kreatif dan komunikasi visual yang dibutuhkan di industri kreatif masa kini!
Gimana-Gimana? Tertarik ga nih buat belajar desain komunikasi visual sekaligus di Universitas Ciputra Makassar? Yuk, Jangan cuma jadi penonton! Saatnya kamu wujudkan Masa depan gemilang mu bersama dengan dosen profesional. Yuk, Daftar UC Makassar dan jadilah bagian hebat dari generasi emas 2045!
