Panduan Istilah Desain Grafis Untuk Pemula

istilah dalam desain grafis

Kenapa Kamu Harus Memahami Istilah Desain Grafis?

Istilah-istilah tertentu mungkin terdengar asing bagi mereka yang masih pemula dan tertarik masuk ke dunia desain grafis. Namun, memahami istilah-istilah ini sangat penting agar kamu dapat lebih cepat menyesuaikan diri saat belajar atau bahkan mulai berkarya.

Mengetahui istilah desain grafis sama pentingnya dengan memahami elemen-elemen desain grafis. Dengan menguasai istilah ini, lebih mudah untuk berinteraksi dengan sesama desainer dan menerapkan ide visual secara profesional. 

Istilah Dalam Desain Grafis yang Paling Umum

1. Storyboard

Storyboard, juga dikenal sebagai papan cerita, adalah sekumpulan gambar yang digunakan untuk membuat alur cerita visual. Ini dapat digunakan dalam film, animasi, iklan, atau video promosi. Jika kamu pernah melihat panel komik dengan adegan dialog dan gerakan kamera, itulah storyboard. Sebelum tahap produksi, keberadaannya sangat membantu tim produksi.

2. Tipografi

Untuk membuat teks menarik secara visual, diperlukan proses yang mencakup pemilihan font, ukuran, dan tata letak. Itulah yang disebut tipografi, salah satu elemen paling penting dalam desain grafis.

3. RGB dan CMYK

RGB (Red, Green, Blue) adalah mode warna yang digunakan untuk tampilan digital, seperti komputer dan layar ponsel. Kombinasi warna ini menciptakan spektrum yang dapat dilihat di layar.  Sementara CMYK (Cyan, Magenta, Kuning, dan Hitam) digunakan untuk media cetak. Agar desain tampil maksimal, mempelajari kombinasi keduanya adalah pilihan yang bagus.

4. Rules of Third

Rules of third membagi bidang gambar menjadi sembilan kotak yang sama besar. Objek penting ditempatkan pada titik potong atau sepertiga bagian dari bingkai untuk membuat visual seimbang dan nyaman dipandang. Istilah ini berkaitan erat di dunia desain grafis, khususnya fotografi.

5. Vector dan Raster

Vector dan raster adalah gambar berbasis garis, titik, atau kurva yang dirancang dengan rumus matematis sehingga ukurannya dapat diubah tanpa mengganggu kualitasnya. Gambar raster, di sisi lain, terdiri dari pixel dan dapat pecah jika diperbesar terlalu banyak.

6. Mockup

Desain logo untuk kaos, banner, kemasan, dan papan iklan adalah contoh mockup, yang merupakan model visual dari bentuk akhir desain. 

7. Layout

Layout adalah pengaturan elemen visual dalam sebuah desain, seperti teks, gambar, dan ruang kosong. Layout yang baik membantu pesan tersampaikan lebih cepat kepada audiens.

8. White Space

White space adalah area kosong di antara elemen desain dan di sekitarnya. Dengan penggunaan white space yang baik membuat desain terlihat seimbang.

9. Gradient

Gradient adalah gradasi warna yang mengubah warna secara bertahap dari satu warna ke warna lainnya. Fitur ini dapat menambah kedalaman visual desain.

10. Branding

Dalam desain grafis, branding adalah usaha untuk menciptakan identitas visual sebuah merek melalui logo, warna, dan gaya desain. 

Tentunya masih banyak lagi istilah-istilah desain lainnya yang bisa kamu eksplorasi lebih jauh. Selain itu, kamu juga harus menguasai tools desain maupun skill desain grafis yang relevan dengan kebutuhan kamu. 

Belajar Desain Grafis di Bangku Perkuliahan

Mengetahui istilah desain grafis adalah langkah awal yang penting untuk memulai karier di industri kreatif. Namun, jika kamu benar-benar ingin mendalami desain grafis, kuliah di UC Makassar dapat menjadi pilihan yang tepat. Di jurusan Visual Communication Design, kamu tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga dapat menerapkan berbagai istilah dan teknik desain dengan dosen yang berpengalaman. 

Fakultas DKV juga didukung oleh berbagai fasilitas, termasuk classroom, meeting room, lounge, dan studio foto. Kamu juga dapat memilih antara tiga spesialisasi Visual Communication Design, yaitu Graphic Design, Digital Illustration, dan Digital Media Design berdasarkan minat kamu.

Gimana? Tertarik dengan UC Makassar? Yuk bergabung dengan kami sekarang juga di sini! Kalau ingin tahu lebih dalam soal kuliah desain grafis, baca juga Kenali Jurusan DKV dan Prospek Kerja Jurusan DKV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed