Strategi digital marketing adalah serangkaian tindakan yang menggunakan channel-channel pemasaran online untuk membantu Anda mencapai berbagai tujuan. Dalam digital marketing, channel yang digunakan bisa jadi channel berbayar, tidak berbayar, dikelola sendiri, dan sebagainya.

Setiap bisnis membutuhkan strategi digital marketing yang dirancang secara khusus agar benar-benar sesuai dengan kebutuhannya. Sebab, masing-masing bisnis memiliki keunikannya masing-masing, baik dari segi produk, unique selling point (USP), pasar dan segmen, dan sebagainya.

Meski begitu, strategi digital marketing selalu menjabarkan 3 jenis tujuan berikut ini:

  • Jangka pendek (maksimal 12 bulan).
  • Jangka menengah (kisaran 1-3 tahun).
  • Jangka panjang (di atas 3 tahun).

Lalu, bagaimana caranya menyusun strategi yang tepat untuk digital marketing bisnis Anda, ya? Anda bisa mulai dengan 4 langkah berikut ini. Selamat membaca!

4 Langkah Menyusun Strategi Digital Marketing

  1. Buat persona pembeli (buyer persona).

Salah satu langkah vital untuk memulai strategi digital marketing yang sukses adalah mengetahui siapa yang Anda sasar, alias siapa audiens Anda. Jika Anda tidak kenal siapa audiens yang membutuhkan produk/jasa Anda, mustahil membuat strategi yang sukses.

Cara terbaik untuk menentukan siapa audiens sasaran Anda adalah dengan menciptakan buyer persona atau persona pembeli. Persona pembeli adalah persona yang mewakili orang-orang yang tertarik dengan produk/jasa Anda, dan dibuat berdasarkan data-data berikut:

  • Lokasi.
  • Usia.
  • Pendapatan.
  • Pekerjaan.

Di samping itu, Anda juga akan membutuhkan informasi-informasi lain seperti:

  • Tujuan audiens.
  • Minat dan hobi.

Dari informasi di atas, Anda pun bisa mulai membuat persona bagi bisnis Anda. Misalnya untuk produk skincare, persona yang bisa Anda buat adalah wanita usia 20 sampai 35 tahun dengan pendapatan Rp 3 juta per bulan dengan masalah kulit berminyak dan berjerawat.

  1. Tentukan tujuan.

Apapun strategi dan rencana Anda, selalu buat tujuan yang harus dicapai dengan strategi dan rencana tersebut. Artinya, Anda tidak bisa membuat strategi digital marketing tanpa mengetahui apa yang ingin Anda capai. Dengan begitu, Anda juga bisa mengukur apakah strategi Anda bisa membantu Anda mencapai tujuan atau tidak sebagai bahan evaluasi nantinya.

Pada dasarnya, tujuan digital marketing Anda harus sejalan dengan tujuan bisnis. Karena itu, ketika Anda menentukan tujuan, tetapkan:

  • Apa yang ingin Anda capai.
  • Kapan Anda ingin mencapainya.
  • Bagaimana Anda mengukur pencapaian tersebut, baik secara rupiah atau jumlah.
  1. Audit dan evaluasi strategi pemasaran online saat ini.

Apabila Anda ingin mengoptimalkan strategi digital marketing saat ini, Anda harus mengevaluasi dan mengauditnya. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui dengan pasti di mana “lubang” yang perlu Anda tambal dan perbaiki agar strategi Anda bisa semakin optimal.

Untuk mengevaluasi dan mengaudit strategi digital marketing, Anda perlu mencermati ketiga jenis media berikut ini:

  • Earned media, yaitu media pemasaran gratisan yang Anda dapatkan untuk bisnis dan bukan yang Anda buat sendiri. Misalnya review di blog oleh pengguna (bukan konten berbayar) dan award yang diraih. Artinya, Anda tidak mengeluarkan uang maupun tenaga untuk mendapatkan media ini.
  • Owned media, yaitu segala jenis media pemasaran yang Anda miliki. Jadi, ada nama bisnis yang melekat pada media ini. Contohnya blog, website perusahaan, akun media sosial, dan segala jenis konten yang Anda miliki.
  • Paid media, yaitu media pemasaran berbayar untuk mengiklankan bisnis Anda, seperti iklan media sosial (FB dan Instagram Ads), maupun iklan pay-per-click (PPC, seperti Google Ads).
  1. Tentukan budget Anda.

Saat Anda membuat strategi digital marketing, penting juga untuk mengetahui secara pasti berapa budget yang Anda bersedia bayarkan, serta apa saja sumber daya (resource) yang Anda punya untuk kampanye pemasaran. Dengan begitu, strategi yang Anda buat pasti berada dalam batas kemampuan Anda.

Oleh karena itu, tentukan budget pemasaran. Budget ini ditentukan bukan hanya untuk strategi pemasaran digital secara keseluruhan, tapi juga budget untuk masing-masing kampanye secara spesifik. Dengan begitu, budget yang Anda punya pun bisa dialokasikan secara merata dan Anda tak akan terfokus hanya pada satu atau dua taktik saja.

Artikel lain
×