Makanan merupakan sumber tenaga bagi semua orang. Itu sebabnya, kegiatan fisiologis tersebut bisa dikatakan cukup krusial dalam kehidupan sehari-hari. Tak heran, banyak orang yang mencoba peruntungan bisnis kuliner sendiri, terutama di masa-masa seperti ini, dimana mobilitas kegiatan cukup tinggi dan melelahkan.

Bisnis kuliner, tentunya sudah tidak asing bagi masyarakat kita, dari brand besar ternama hingga UMKM bisnis kuliner rumahan, keduanya sama-sama memberikan kontribusi yang luar biasa. Karena target pemasaran yang komprehensif dan merata inilah yang membuat minat merintis bisnis kuliner kerap kali marak dan terus berkembang pesat. Ditambah lagi untuk kalangan milenial maupun gen Z, yang notabene masih baru berkecimpung di dunia wirausaha.

“Tapi, apakah bisnis kuliner bisa dibilang mudah dan sederhana?” Layaknya setiap bisnis yang ada di dunia ini; memiliki tekad/prinsip yang kuat serta konsistensi menjadi kunci yang paling utama dalam menjalankannya. Tak peduli seberapa mudah bisnis terlihat, tentunya, akan selalu ada rintangan menunggu anda ke depannya. Dalam fenomena ini, bekal strategi dan ilmu dasar bisnis serta administratif sangat diperlukan.

Lantas, apa saja sih yang perlu dipersiapkan sebelum melebarkan sayap bisnis kuliner independen? Ada beberapa hal yang bisa anda simak terlebih dahulu, agar semakin mahir dan lihai dalam menjalankannya. Kira-kira, apa saja sih?

Kiat Sukses Berbisnis Kuliner; Dimulai Dari Hal-Hal Yang Mungkin Terlihat Sepele

Dalam berbisnis, sering kali orang terkecoh akan hal-hal yang terlalu besar sampai mengabaikan ‘perintilannya’. Padahal, segala pertimbangan harus dipikirkan matang-matang, misalnya saja perencanaan yang visioner namun tetap memiliki parameter/tolok ukur target yang adaptif sesuai perkembangan tren pada masa kini.

  1. Melakukan Riset Lapangan

Secara umum, hal ini memang perlu dilakukan oleh setiap orang yang hendak membuka bisnis tertentu. Tak hanya kuliner, melainkan juga bisnis kreatif, otomotif, dan sebagainya. Dengan melakukan riset, anda semakin mudah menyerap informasi tren dan inovasi apa yang sedang terjadi di tengah masyarakat. Dari hasil tersebut, anda akan memiliki idealisasi serta gambaran akan bagaimana bisnis anda ingin dibentuk.

  1. Perencanaan Dana

Merupakan hal yang sangat sangat esensial untuk menjadi fondasi sebuah bisnis kuliner. Poin ini perlu untuk dibicarakan sedari awal, dan dipersiapkan secara matang-matang. Dalam bisnis, anda tidak hanya bisa mengandalkan niat dan tekad 100%. Anda juga memerlukan dana sebagai penyokong sumber daya manusia, peralatan operasional, hingga hal-hal yang menunjang terealisasikannya produk dari bisnis kuliner anda.

Jadi, sebelum memulai usaha, pastikan anda sudah mempersiapkan modal yang cukup. Tak hanya itu, dalam situasi ini, anda juga perlu melakukan perhitungan yang kuat, jika sewaktu-waktu terjadi kemungkinan terburuk yaitu pasang surut usaha, hingga kerugian. Itulah sebabnya, ilmu dasar akuntansi/administrasi serta manajemen sangat diperlukan.

  1. Target & Strategi Pemasaran

Setelah yakin akan bentuk bisnis kuliner yang ingin dirintis (contoh: jenis makanannya, lokasi), anda bisa langsung menentukan strategi pemasaran yang paling efektif dan efisien bagi bisnis anda. Misalnya, jika anda memilih bisnis kuliner online, anda bisa mencoba untuk mempelajari prinsip digital marketing. Misalnya saja, dimulai dari platform handling, desain grafis & logo yang menarik, branding yang tak biasa, dan peningkatan traffic visibilitas konten agar menjangkau audiens lebih luas.

Artikel lain
×