Ide Bisnis yang Bisa Dimulai Semua Orang

Perkembangan dunia bisnis yang semakin mengarah ke daring mendorong pelaku usaha lama untuk menyesuiakan diri dengan perubahan perilaku konsumennya. Ditambah pandemi yang telah melanda dunia dua tahun terakhir, turut mendorong lebih cepat perubahan perilaku konsumen untuk bertransaksi lebih aman dan nyaman di digital platform. Perubahan tren yang berorientasi digital ini secara langsung membuka peluang bagi penyedia jasa yang mendukung aktivitas bisnis didalamnya.

Bisnis Dibidang Digital Agency

Bisnis jasa adalah jenis usaha yang menawarkan produk dalam bentuk pelayanan jasa sebagai nilai tukar untuk memperoleh bayaran. Bisnis jenis ini memungkinkan Anda untuk menjalankan usaha dengan modal yang sangat minimum. Anda dapat menjadikan keterampilan khusus seperti kemampuan bahasa, menulis, desain, dll sebagai modal untuk mulai merintis bisnis jasa.

Diantara bidang bisnis jasa yang menyediakan layanan pendukung aktivitas bisnis secara daring bagi pelaku usaha adalah digital agency. Bisnis agency adalah usaha yang ditahap awal merintis tidak membutuhkan banyak modal dan hanya mengandalkan skill khusus sebagai nilai tawar bagi client. Sehingga bisa dimulai semua orang dan sangat cocok bagi para pemula yang belum pernah mencoba berbisnis sebelumnya.

Bahkan jika Anda belum memiliki keterampilan khsusus yang bernilai untuk dijual. Anda bisa mempelajarinya di internet dengan cukup mudah seperti dari online course, YouTube atau malah hanya dari searching di Google. Jenis jasa yang ditawarkan agency juga sangat beragam mulai dari desain grafis untuk Instagram, pembuatan website, undangan online, content writer, dll.

Tantangan Utama Merintis Bisnis Agency

Orang yang baru mencoba mulai bisnis umumnya akan menghadapi tiga konstrain utama yaitu modal yang terbatas, biaya operasional cukup tinggi, dan mencari market bagi produknya. Dengan menjalankan bisnis agency ketiga konstrain tersebut dapat dilimitasi karena modal finansial yang dibutuhkan untuk merintis relatif rendah. Sedangkan demand akan jasa agency justru cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Akan tetapi bisnis agency saat ini sudah berkembang sangat pesat seiring banyaknya kesadaran pelaku usaha untuk menjangkau konsumennya melalui platform digital. Hal ini tak pelak menimbulkan persaingan sengit mulai dari paket penawaran sampai harga terendah.

 

Cara Membangun Unique Selling Point pada Bisnis Agency

Ditengah persaingan yang sengit dibutuhkan unique selling point agar usaha Anda bisa standout diantara para pesaing, dan tidak terjebak pada persaingan harga yang merugikan.

  1. Jangan Menarget Mass Market sebagai Konsumen

Carilah segmen market yang niche, karena dengan hal itu persaingan tidak akan terlalu ketat. Sehingga Anda bisa fokus membangun skill dan karya yang berkualitas serta terbangun reputasi sebagai ahli dibidangnya.

  1. Bangun Reputasi Bukan Portofolio

Perbedaan diantara keduanya, portofolio adalah kumpulan karya yang Anda persiapkan dan akan dijadikan contoh hasil kerja untuk ditawarkan ke client. Sementara reputasi adalah strategi untuk membangun citra publik yang positif atas skill, karya dan kualitas hasil kerja Anda. Di era content creating seperti sekarang, begitu mudah dan banyaknya channel untuk membangun reputasi di media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube dll.

  1. Berikan Tarif Berdasarkan Result Bukan Kuantitas

Penawaran harga sebaiknya didasarkan pada performance dan result yang didapat atas produk yang ditawarkan. Misalnya Anda menawarkan jasa agency desain grafis untuk konten Instagram. Penawaran dilakukan bukan berdasarkan seberapa banyak karya yang Anda buat pada proyek tersebut, akan tetapi berapa banyak visitors, like, follower, atau bahkan engagement yang akan diperoleh client apabila menggunakan jasa Anda. Dengan demikian client akan lebih tertarik karena menjanjikan result yang jelas dan terukur, sehingga Anda bisa meminta harga yang lebih tinggi dari fee yang base on project biasa.

Artikel lain
×